Jangan Sampai Terjadi, Ini Jenis Perilaku Shaming yang Wajib Diketahui

Sukabumi

Sabtu, 03 September 2022 | 08:45 WIB
Jangan Sampai Terjadi, Ini Jenis Perilaku Shaming yang Wajib Diketahui
Ilustrasi-Shaming (Flickr/Higor Lopes)

Sukabumi.suara.com - Banyak dari kita yang tidak sadar telah melakukan shaming terhadap orang lain. Adapun perilaku shaming merupakan bentuk kekerasan secara verbal yang menjadikan orang tersebut merasa malu dan rendah diri.

Untuk menghidar dari perilaku shaming, kita perlu mengetahui jenis-jenis shaming yang dapat menyakiti perasaan seseorang. Berikut empat jenis shaming yang wajib diketahui dan harus dihindari.

1. Body Shaming

Banyak orang tidak sadar melakukan body shaming kepada rekannya, keluarga ataupun orang tidak dikenal. Perilaku body shaming ini ditunjukan dengan menjelekkan bentuk tubuh, warna kulit, ataupun bagian tubuh dari seseorang. 

"Badan mu kok sekarang lebih besar/kecil," "kok mata kamu belo banget ya," itu adalah contoh body shaming yang dapat menyakiti perasaan seseorang.

Hal-hal tersebut kadang tidak disadari dapat membuat orang sekitar tersinggung. Oleh sebab itu, kita wajib menjaga lisan dan perilaku agar orang lain merasa dihargai dan lebih percaya diri. 

2. Age Shaming

Tidak jarang perilaku age shaming terjadi di lingkungan sosial seperti pekerjaan, perguruan tinggi, ataupun masa sekolah. Salah satu contoh perilaku ini adalah rasa senioritas kepada orang dengan umur yang lebih muda.

"Kamu masih kecil bisa apa?" "Aku sudah hidup lebih lama dari kamu ya," atau "Tolong ingat umur ya!" adalah salah salah satu contoh kalimat age shaming yang secara tidak sengaja ataupun sengaja dilontarkan. 

baca juga

Padahal sebagai orang yang lebih tua, kita harus memberikan contoh yang baik agar bisa saling menghargai dan menghormati. 

3. Single Shaming

"Kapan nikah, kok kamu jomlo terus,", "Sudah berapa lama jomlonya? tidak malu teman-teman mu sudah punya pasangan,", "Pasangannya diambil orang ya makanya kamu jomlo terus,"

kalimat-kalimat tersebut dapat menyakiti perasaan seseorang yang sedang tidak memiliki pasangan. 

Kita tidak tahu alasan seseorang untuk tidak memiliki pasangan. Oleh karena itu, hindari melukai perasaan orang dengan tidak mengucapkan hal-hal yang menyakitkan. 

4. Gender Shaming

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Jenis Perilaku Shaming yang Wajib Kamu Hindari, Salah Satunya soal Gender!

4 Jenis Perilaku Shaming yang Wajib Kamu Hindari, Salah Satunya soal Gender!

Your Say | Jum'at, 02 September 2022 | 16:38 WIB

Jangan Dianggap Remeh, Ini Beberapa Dampak Body Shaming pada Seseorang

Jangan Dianggap Remeh, Ini Beberapa Dampak Body Shaming pada Seseorang

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:36 WIB

Guru Tuliskan Ucapan Body Shaming ke Murid di Buku Literasi, Pengakuan Si Anak Bikin Miris: Udah Biasa

Guru Tuliskan Ucapan Body Shaming ke Murid di Buku Literasi, Pengakuan Si Anak Bikin Miris: Udah Biasa

Jabar | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×