Sukabumi.suara.com – Layanan media streaming atau OTT (over the top) beberapa tahun terakhir sedang menjadi jenis hiburan yang banyak diminati masyarakat dunia. Salah satu yang paling populer di antaranya Netflix.
Tapi, di saat bersamaan layanan satu ini juga mengalami isu serius berupa kerugian yang timbul akibat praktik jual beli akun secara tidak resmi. Ada beberapa hal yang diyakini jadi penyebabnya, salah satu di antaranya adalah karena biaya berlangganan Netflix yang dinilai terlalu mahal.
Sebagai solusi, perusahaan asal California tersebut akhirnya mengumumkan akan menghadirkan pilihan paket langganan baru dengan harga yang lebih murah. Tapi, layanan untuk jenis langganan tersebut akan disertai dengan iklan.
Ya, seperti yang diketahui selama ini layanan streaming Netflix memang tidak disertai dengan iklan. Namun dengan menghadirkan pilihan langganan dengan harga lebih murah, perusahaan juga terpaksa memangkas fitur unggulan yang akan memengaruhi penonton, yakni dengan menyertakan iklan.
Mengutip berbagai sumber, harga dari paket terbaru Netflix diperkirakan berada di angka 7-9 Dolar AS, atau sekitar Rp104.000-133.000 per bulan. Sebagai perbandingan, harga paket 'Basic' Netflix saat ini dibanderol sekitar Rp120.000 per bulan.
Sekadar informasi, di Indonesia sendiri sebenarnya ada paket yang lebih murah yakni di kisaran Rp54 ribu. Namun biaya berlangganan tersebut hanya berlaku untuk akses di ponsel atau tablet.
Sedangkan paket langganan basic atau termurah yang dibahas adalah layanan yang bisa dinikmati baik di perangkat ponsel sekaligus TV, untuk satu akun yang sama.
Nantinya, jika paket berlangganan dengan iklan sudah resmi rilis, adapun paket basic tanpa iklan dipastikan akan mengalami kenaikan harga.
Meski belum ada keterangan resmi yang dirilis pihak Netflix, namun rumor yang beredar menyebut jika paket langganan murah dengan iklan yang dimaksud akan hadir mulai tanggal 1 November 2022.
Baca Juga: Rating Episode Pertama Little Women Memuaskan, Siap Saingi Drama Big Mouth?