Puluhan Ponsel Siswa Dihancurkan, Warganet Geram Lihatnya

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 11:28 WIB
Puluhan Ponsel Siswa Dihancurkan, Warganet Geram Lihatnya
Ilustrasi sekolah (unsplash.com/Kenny Eliason)

Sukabumi.suara.com – Sekolah adalah tempat menimba ilmu bagi siswa. Banyak sekali kenangan yang tak terlupakan semasa sekolah.

Banyak sekali peraturan yang dibuat dan ditegaskan oleh sekolah. Salah satunya larangan membawa ponsel ke sekolah .

Terlihat dalam akun media sosial milik @memomedsos penerapan disiplin yang terjadi di sekolah terkait larangan membawa ponsel pada Senin (5/9/2022).

Sekolah hancurkan ponsel di depan siswa [Instagram]
Sekolah hancurkan ponsel di depan siswa (sumber: Instagram)

Dalam unggahan tersebut, tampak sejumlah guru tengah menyita puluhan ponsel milik siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ponsel yang didapat oleh guru akan dihancurkan menggunakan alat pemotong kawat beton dan disaksikan oleh puluhan siswa.

Pada awalnya, terdapat dua ponsel yang ditumpuk menjadi satu yang diletakkan di atas pemotong tersebut. Kemudian seorang guru menarik tuas pemotong hingga ponsel mengeluarkan asap.

Tak hanya disaksikan oleh puluhan siswa, beberapa guru pun ikut menyaksikan pemotongan itu lalu melanjutkan upaya pemotongan ponsel sitaan tersebut.

Tak disebutkan kejadian tersebut terjadi, ikhtiar penegakkan disiplin yang dilakukan pihak sekolah banyak menuai kritikan.

Salah satunya disampaikan oleh @iro*** yang menyebut bahwa ponsel milik siswa tersebut sangat berguna di saat penerapan belajar dari selama masa pandemi.

"Sekolah mana nih??? Para pengajar ga mikir ada ortu yg banting tulang beliin Hp utk anaknya komunikasi dgn keluarga kalau lg di luar, belajar online di masa pandemi saat itu, dan dgn bangga hancurkan Hp nya," tulisnya di kolom komentar.

"Sepertinya kurang mendidik dan kurang bijak ga si ? ga kebayang ortu nya banting tulang buat belinya, ngga bisa ya Pak/Bu dibalikin aja ke ortunya?" imbuh @nof***.

"Kenapa gk di sita trs dikembalikan kalau sudah lulus sekolah? Padahal tahun kemarin di wajibkan punya hp karena daring dan banyak sekali orangtua yg kelabakan harus membelikan hp terutama untuk yg (maaf) ekonomi menengah kebawah bahkan sampai ada kasus orangtua mencuri demi bisa membelikan hp anaknya supaya bisa sekolah," timpal @hon***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren, Dua Siswa SMA di Boyolali Ciptakan Teknologi Pendeteksi Kecelakaan Lalu Lintas

Keren, Dua Siswa SMA di Boyolali Ciptakan Teknologi Pendeteksi Kecelakaan Lalu Lintas

Foto | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Viral Pemuda Datangi Kota Makkah Pakai Seragam SMA, Videonya Tuai Pro Kontra Netizen

Viral Pemuda Datangi Kota Makkah Pakai Seragam SMA, Videonya Tuai Pro Kontra Netizen

News | Senin, 13 Juni 2022 | 14:28 WIB

Pra Pendaftaran PPDB Mulai Dibuka

Pra Pendaftaran PPDB Mulai Dibuka

Foto | Kamis, 19 Mei 2022 | 14:00 WIB

Viral, Video Guru di Karangasem Diduga Injak Kepala Siswa SMA, Warganet Murka

Viral, Video Guru di Karangasem Diduga Injak Kepala Siswa SMA, Warganet Murka

Bali | Selasa, 12 April 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Akademi Persib Cimahi Kembali Jadi Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026

Akademi Persib Cimahi Kembali Jadi Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026

Bola | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

4 Micellar Water Kandungan Tea Tree, Bersihkan Wajah untuk Cegah Bruntusan

4 Micellar Water Kandungan Tea Tree, Bersihkan Wajah untuk Cegah Bruntusan

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League

Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League

Bola | Senin, 27 April 2026 | 13:35 WIB

5 Pilihan Parfum Lokal Aroma Sandalwood yang Elegan dan Berkarakter

5 Pilihan Parfum Lokal Aroma Sandalwood yang Elegan dan Berkarakter

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 13:31 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Persija Jakarta vs Persis Solo, Misi Emosional Alfriyanto Nico di GBK

Persija Jakarta vs Persis Solo, Misi Emosional Alfriyanto Nico di GBK

Bola | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:27 WIB