Anak Pedangdut Legendaris Imam S Arifin Jadi Dalang Curanmor dan Positif Narkoba

Sukabumi

Jum'at, 30 September 2022 | 11:53 WIB
Anak Pedangdut Legendaris Imam S Arifin Jadi Dalang Curanmor dan Positif Narkoba
Resti anak dari pendangdut legendaris Imam S Arifin menjadi dalanh pencurian motor dan positif narkoba. (suara.com/Faqih)

Sukabumi.suara.com - Resti Destami Arifin merupakan anak pendangdut legendaris Indonesia yaitu Imam S. Arifin. Ia terjerat kasus tindak pidana penipuan. Ia ditangkap oleh Aparat Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat. 

Rssti telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian sepeda motor dengan menggunakan modus pura-pura diantarkan ke ATM. Resti diduga sebagai dalang atau otak dari kejahatan tersebut. Dalam melakukan aksinya ia lakukan dengan sendirian. 

AKBP Rohman Yongki selaku Kapolsek Metro Taman Sari mengungkapkan jika Resti melakukan aksinya dengan memilih korban secara acak. 

Dalam menjalankan aksinya Resti akan pura-pura membeli atau memesan makanan/minuman dalam jumlah banyak. Namun saat akan melakukan pembayaran Resti akan berpura-pura tidak memiliki uang tunai.  

“Tersangka meminjam motor kepada korban dengan alasan tidak membawa uang tunai, dan setelah motor diberikan oleh korban, kemudian tersangka pergi dan tidak kembali,” ucap AKBP Yonky pada Kamis (29/9).

Setelah melakukan kejahatannya Resti akan menjual motor hasil curiannya kepada H dan AA. Yang mana keduanya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. 

Setelah ditangkap tidak tampak rasa penyesalan dari wajah Resti. Dia malah dengan penuh percaya diri meminta bantuan sembari menyebut-nyebut nama mendiang ayahnya, Imam S. Arifin.

“Mohon dibantu ya, saya anaknya Imam S. Arifin,” ucap Resti. 

Yongki pun menjelaskan jika Resti melakukan aksi kejahatan tersebut karena himpitan ekonomi. Dan ada dugaan jika uang hasil menjual motor tersebut digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu, karena saat ditangkap Resti positif Amfetamin. 

Sudah ada 17 laporan polisi (LP) dengan modus serupa di wilayah Taman Sari sejak tahun 2021. Diduga laporan tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama. 

Resti akan dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. 

Sumber: suara.com  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maling Motor di Kemayoran Nekat Beraksi Pagi Hari Sambil Jalan Kaki, Orang Ini Dicari Polisi!

Maling Motor di Kemayoran Nekat Beraksi Pagi Hari Sambil Jalan Kaki, Orang Ini Dicari Polisi!

Jakarta | Jum'at, 30 September 2022 | 10:52 WIB

Jadi Dalang Pencurian Motor dan Positif Sabu, Resti Minta Dibantu: Saya Anak Pedangdut Legendaris Imam S Arifin

Jadi Dalang Pencurian Motor dan Positif Sabu, Resti Minta Dibantu: Saya Anak Pedangdut Legendaris Imam S Arifin

Jakarta | Jum'at, 30 September 2022 | 08:17 WIB

Waspada Aplikasi Penipuan dari iPhone Anda, Begini Cara Hapusnya

Waspada Aplikasi Penipuan dari iPhone Anda, Begini Cara Hapusnya

Tekno | Jum'at, 30 September 2022 | 06:35 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB