Sulabumi.suara.com - Jakarta merupakan kota besar yang banyak sekali aktifitas didalamnya. Tak luput dari aktifitas warga kota Jakarta kita banyak menemui jajanan pinggir jalan yang ternyata adalah jajanan tersebut asli dari Jakarta.
Mari kenalan dengan beberapa jajanan pinggir jalan yang kini masih bertahan ditengah-tengah jajanan ala Korea atau Jepang yang sedang hits.
Kue Pancong
Kue yang berbahan dasar tepung beras ini memiliki tekstur yang lembut. Serta biasanya juga ditaburi oleh gula pasir. Jajanan ini bisa kita temui dipinggir jalan. Harganya pun masih terjangkau yaitu 10.000 untuk 10 pcs.
Kue Cubit
Kue ini berbahan dasar tepung terigu. Disamping itu kue ini juga mudah kita temui dipinggir jalan. Harganya murah 1 cetakan kecil di hargai 1000-2000, kue cubit ini biasanya ditaburi oleh meses.
Kue Lapis
Kue lapis biasanya sering hadir di acara hajatan atau pesta. Selain itu kue lapis bisa kita temui di pasar atau toko kue saja.
Kue Cucur
Baca Juga: Hunter Resmi Perpanjang Masa Bakti Bersama Hawks
Cemilan ini sering dijadikan salah satu hidangan pada upacara adat. Bentuk dan teksturnya terbilang sangat unik. Soal rasa, kue ini terbilang manis dan lezat.
Bahan dasar kue ini antara lain santan, tepung beras, gula merah, tapioka dan bahan pengembang. Semua bahan dicampurkan jadi adonan, kemudian di goreng sampai mengembang.
Kue Apem
Makanan bahan dasar tepung beras ini bentuknya tidak jauh dari serabi Bandung. Akan tetapi, ukurannya lebih tebal dan lebih empuk.
Kue Putu Ayu
Kue putu sangat identik dengan warna hijau dan taburan kelapa parut. Bentuknya pun sangat unik dan seringkali dihidangkan dalam acara adat atau hajatan. Putu ayu terbuat dari tepung beras, telur, gula, santan dan sari daun pandan-suji. Kue ini bertekstur lembut dan agak lembab karena proses memasaknya dikukus.