Sukabumi.suara.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah menyiapkan dan Biaya Tidak Terduga (BTT) sebanyak 50 miliar untuk menanggulangi bencana alam di akhir tahun 2022.
Adapun alokasi tersebut berdasarkan dengan adanya perubahan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022.
Ardiana Trisnawati selaku Asisten Daerah Setda Kabupaten Sukabumi mengatakan jika penanganan bencana ada leading sector yang menanganinya, yang dimulai dari BPBD, lalu dibantu Damkar yang bertugas untuk penyelamatan dan kebakaran, kemudian Dishub dan Satpol PP yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan penertiban.
Unsur-unsur tersebut sudah dikoordinasikan dengan lintas organisasi seperti Basarnas, TNI ataupun Polri.
"BTT tahun ini Rp 50 Miliar untuk semua bencana, itu yang di luar Damkar,” ucap Ardiana di Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, pada Jumat (21/10/2022).
Wawan Godawan Saputra selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kajian risiko bencana di Kabupaten Sukabumi, dan sudah diinformasikan kepada TNI dan Polri.
“Titik-titik inilah yang menjadi kewaspadaan kita. Kita tahu memang Kabupaten Sukabumi ini potensi bencananya luar biasa. Dari mulai tsunami, longsor, banjir, pohon tumbang dan sebagainya. Tentu ini menjadi atensi semua pihak, karena sebagaimana kita tahu bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Wawan.
Wawan menjelaskan dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, umumnya memiliki potensi terjadi bencana. Data dari Pusdalops BPBD sampai 15 Oktober 2022, di Kabupaten Sukabumi sudah terjadi 649 bencana. Dan 40 persennya merupakan longsor.
Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap bencana, karena BMKG menyatakan curah hujan yang sangat tinggi akan terjadi sampai Januari 2023.
Baca Juga: Tembok Pembatas Jalan Nasional di Tegalbuleud Sukabumi Roboh
“Tidak menutup kemungkinan bertambah lagi, seiring memang ramalan cuaca BMKG sampai Januari 2023. Dan kelihatan beberapa hari terakhir ini laporan dari wilayah meningkat, untuk longsor terutama,”jelasnya.
Sumber: sukabumiupdate.com