Akui Tak Sanggup Lawan Jenderal, Keluarga Pilih Angkat Kematian Brigadir J ke Media

Sukabumi | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:00 WIB
Akui Tak Sanggup Lawan Jenderal, Keluarga Pilih Angkat Kematian Brigadir J ke Media
(Suara.com/Rakha Arlyanto)

Sukabumi.suara.com – Sejak pertama kali beredar di media sosial, kasus kematian tak wajar dari Brigadir J memang langsung berhasil membuat geger publik. Harus diakui, bahwa dorongan dari publik di jagat maya dan media yang membuat kasus ini akhirnya diusut tuntas.

Keyakinan akan hal tersebut yang nyatanya juga terpikirkan oleh pihak keluarga Brigadir J, saat pertama kali menyadari jika kematian anaknya terjadi secara tak wajar.

Sadar jika tak memiliki kuasa untuk mengangkat kasus kematian anaknya, pihak keluarga lebih tepatnya bibi dari Brigadir J yang diketahui bernama Rohani Simanjuntak, disebutkan menjadi pihak yang pertama kali mengangak situasi tersebut ke media sosial.

Hal tersebut terungkap dalam persidangan yang berlangsung pada Selasa (25/10/2022), di mana sejumlah keluarga Brigadir J hadir sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, Rohani mengungkap jika ia yang pertama kali memfoto jenazah Brigadir J setibanya korban sampai di rumah, Jambi. Ia mengaku melakukan hal tersebut karena curiga dan meminta bantuan media untuk mengungkap kasus kematian keponakannya.

"Karena kami tahu kemampuan keluarga kami gimana gitu kan. Saya telepon Pelopor News, terus dimasukkan ke YouTube cuma ada kurasa cuma 2 jam berita itu," jelas Rohani, mengutip video yang tayang di kanal YouTube KompasTV.

Bertujuan agar banyak masyarakat tahu kejadian sebenarnya, setelah itu mulai datang media lain yang juga mewawancarai dan melakukan peliputan yang sama.

Salah satunya saat proses pemakaman, salah satu media yakni Tribun Jambi mewawancarai keluarga. Lalu pada hari yang sama, berita kematian Brigadir J itu sudah muncul dan tayang di televisi.

Saat dikonfirmasi oleh hakim mengenai keputusan dan keberaniannya memanggil media, Rohani mengaku hanya hal tersebut yang bisa dilakukan demi mengungkap kebenaran.

"Karena kami tidak ada kemampuan pak, kami nggak ada biaya juga. Jadi, kami berpikir ke sana larinya (media). Sama siapa kami ngadu, karena kekuatan kami. Kami sudah tahu keberadaan keluarga kami dengan pak Ferdy Sambo yang kami nggak sanggup melawan Jenderal," ujarnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hancurnya Hati Ibu Brigadir J, Minta Anaknya Hormati Ferdy Sambo sebagai Wali Orang Tua Tapi Balasannya Kehilangan Nyawa

Hancurnya Hati Ibu Brigadir J, Minta Anaknya Hormati Ferdy Sambo sebagai Wali Orang Tua Tapi Balasannya Kehilangan Nyawa

Kalbar | Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:33 WIB

Bukannya Marah, Orang Tua Brigadir J Sambut Bharada E yang Berlutut Sungkem di Depannya

Bukannya Marah, Orang Tua Brigadir J Sambut Bharada E yang Berlutut Sungkem di Depannya

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Klue Srikandi Hukum Albertina Ho? Mentahkan "Jualan" Pelecehan Seksual Ala Sambo Cs

Klue Srikandi Hukum Albertina Ho? Mentahkan "Jualan" Pelecehan Seksual Ala Sambo Cs

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB