Sebuah Truk Ekspedisi Tersesat Akibat Petunjuk dar Google Maps

Sukabumi

Rabu, 09 November 2022 | 18:30 WIB
Sebuah Truk Ekspedisi Tersesat Akibat Petunjuk dar Google Maps
Truk Kontainer yang tersesat di jalan alternatif Palabuhanratu_Bogor akibat mengikuti arahan Google Maps (Sukabumiupdate.com/Denis Febrian)

Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (8/11/2022) diketahui sebuah truk kontainer tersesat di jalan alternatif Palabuhanratu-Bogor. Dikethaui truck kontainer Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi B 9098 BEV menutupi jalan yang ada di Cisarakan, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. 
Sang supir, Amir (43) mengaku jika ia sempat tersesat lantaran mengikuti arahan dari Google Maps. Truk tersebut berangkat dari Bayah, Banten menuju Bogor. Saat di jalan truk bersama dengan supirnya mengikuti jalur yang ditunjukan oleh Google Maps, tanpa diketahui bahwa jalur tersebut merupakan jalur alternatif. 
Jalur alternatif tersebut memang dilarang untuk dilewati oleh kendaraan besar, karena jalur yang cukup terjal dan jalannya yang sempit. 
"Saya mau ke Bogor, awalnya dari Bayah itu sekitar jam 21.00 WIB, sampai sini sekitar pukul 23.30 WIB. Saya juga enggak tahu mungkin jalan agak gelap jadi saya juga terus saja Enggak tahu medan. Saya mengikuti Google Maps, ketika masuk, terus sinyal hilang," ujar Amir, yang merupakan sopir dari truk kontainer tersebut.

Selain itu Amir juga menjelaskan jika dirinya tidak melihat rambu larangan untuk melintasi jalan tersebut. ia mengatakan jalan sekitar yang gelap menjadi penghambat dirinya untuk melihat sekitar. ia pun hanya bisa mengikuti ruas jalan. 
"Sama sekali saya tidak melihat rambu-rambu larangan kendaraan besar masuk sini, jalan sini memang gelap penerangannya agak kurang," jelasnya.
Kronologi dari truk tersebut bisa menutup lalu lintas yaitu saat itu Amir mencoba untuk melintasi tanjakan, namun setelah 200 meter tenaga kendaraannya habis. Sehingga ia memutuskan untuk mundur dan memarkirkan truknya. 
 "Ini kendaraan sempat nanjak, mundur lagi, coba lagi satu kali lagi nah tetap enggak bisa. Niatnya parkir akhirnya jadinya seperti ini. Mobil ini kosong enggak ada muatan ekpedisi. Tidak ada korban jiwa alhamduliah selamat,“ ucapnya.

IPDA M Yanuar Fajar selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi mengatakan jika supir dalam keadaan mengantuk dan kurang fokus dalam mengendarai kendaraannya, adapun peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan dengan informasi terbaru bahwa truk kontainer tersebut sudah dapat di evakuasi dan selesai pada Rabu (9/11) pukul 09.30 WIB. Proses evakuasi truk kontainer tersebut dibantu dengan mobil derek dari Satlantas Polres Sukabumi memakan waktu kurang lebih 45 menit. 
"Alhamdulillah berjalan lancar dan sekarang truk berhasil dievakuasi. Jalur sudah normal, tidak ada pengalihan arus kembali," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar di lokasi, dilansir dari Sukabumiupdate,com-jaringan suara.com.

sumber: Sukabumiupdate.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Driver GoJek Tersesat Masuk Hutan di Maros Karena Ikut Panduan Google Maps

Driver GoJek Tersesat Masuk Hutan di Maros Karena Ikut Panduan Google Maps

Sulsel | Rabu, 09 November 2022 | 10:13 WIB

Tanah Longsor di Agam: Dua Ditemukan Tewas, Satu dalam Pencarian

Tanah Longsor di Agam: Dua Ditemukan Tewas, Satu dalam Pencarian

Riau | Rabu, 09 November 2022 | 06:25 WIB

Truk Terjebak Arus Deras Saat Dicuci di Sungai, Warga Bantu Evakuasi Sopir

Truk Terjebak Arus Deras Saat Dicuci di Sungai, Warga Bantu Evakuasi Sopir

Malang | Selasa, 08 November 2022 | 19:34 WIB

Terkini

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:23 WIB

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:22 WIB

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:21 WIB

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:12 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:04 WIB

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 20:03 WIB

Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta

Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:00 WIB

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 20:00 WIB

×