Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB
Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai
Kapal induk USS Abraham Lincoln beroperasi di sekitar Teluk Persia untuk melancarakan serangan langsung ke Iran. [US Central Command]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat mengerahkan tiga kapal induk ke Timur Tengah guna menekan posisi tawar Iran.

  • Presiden Donald Trump menolak memberikan tenggat waktu pasti mengenai berakhirnya konflik bersenjata tersebut.

  • Kehadiran jet tempur F-35 pada armada terbaru meningkatkan kesiapan tempur Amerika di kawasan.

Suara.com - Militer Amerika Serikat secara resmi menambah kekuatan tempurnya dengan mengirimkan kapal induk ketiga ke wilayah Timur Tengah.

Langkah strategis ini menandai konsentrasi armada laut terbesar Washington di kawasan tersebut dalam dua dekade terakhir.

Dikutip dari CNN, penempatan alutsista raksasa ini bertepatan dengan sikap keras Gedung Putih mengenai kepastian durasi konflik yang sedang berlangsung.

Kapal Induk USS Gerald Ford [navy.mil]
Kapal Induk USS Gerald Ford [navy.mil]

Presiden Donald Trump memilih untuk tetap merahasiakan target waktu berakhirnya konfrontasi bersenjata dengan pihak Iran.

"Jangan desak saya," tegas Trump kepada awak media di Gedung Putih saat ditanya mengenai jadwal penghentian perang.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa USS George HW Bush kini telah memasuki area tanggung jawab operasional mereka.

Kapal induk USS Gerald R Ford beroperasi di sekitar Laut Mediterania untuk menjaga Israel dari serangan Iran. [US Central Command]
Kapal induk USS Gerald R Ford beroperasi di sekitar Laut Mediterania untuk menjaga Israel dari serangan Iran. [US Central Command]

Kapal kelas Nimitz yang diluncurkan pada 2009 ini merupakan unit terbaru dari sepuluh kapal induk sejenis milik Amerika.

Dengan bobot melampaui 100.000 ton, monster laut ini sanggup mengangkut lebih dari 80 pesawat tempur canggih.

Fasilitas tempur ini digerakkan oleh dua reaktor nuklir serta diawaki oleh sedikitnya 5.500 personel angkatan laut.

baca juga

Meskipun kehadirannya sangat mencolok, rincian pergerakan taktis kapal ini tetap dirahasiakan demi keamanan operasional prajurit.

Kehadiran fisik kapal induk ini dinilai memiliki bobot politik yang sangat besar bahkan sebelum satu peluru pun ditembakkan.

Analis militer memandang ini sebagai upaya intimidasi psikologis agar Teheran segera melunak dalam meja perundingan damai.

"Hanya potensi keterlibatan kapal induk ketiga saja sudah menambah tekanan yang dihadapi rezim (Iran) saat pembicaraan damai mendekat," ungkap Carl Schuster, pensiunan kapten Angkatan Laut AS.

Schuster menilai manuver ini adalah pesan nyata bahwa Trump siap meningkatkan eskalasi jika negosiasi tidak berjalan sesuai rencana.

"Pesannya adalah bahwa Trump dapat memberikan lebih banyak tekanan jika pembicaraan damai tidak berjalan sesuai keinginan Trump. Citra politik sama, dan mungkin lebih penting, daripada tindakan militer," tambah Schuster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:41 WIB

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:05 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×