Banjir Rendam Beberapa Desa di Cicurug, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa

Sukabumi

Minggu, 13 November 2022 | 08:47 WIB
Banjir Rendam Beberapa Desa di Cicurug, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa
Banjir yang terjadi di beberapa desa yang ada di Cicurug, Kabupaten Sukabumi (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Hujan deras mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, termasuk di Kampung Cibeber Girang RT 04 RW 04, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Hujan deras di wilayah tersebut sebabkan beberapa rumah terendam banjir.

Bencana banjir terjadi karena ada luapan air di sungai, yang sebabkan air mengalir ke daerah perkampungan.

Ivan (26) salah seorang warga Kampung Cibeber mengatakan jika air mulai naik ke permukaan sekitar pukul 16.00 WIB. Air begitu deras masuk ke daerah pemukiman warga hingga ketinggian pinggang orang dewasa.

Ivan juga menjelaskan jika banjir kerap terjadi di wilayah rumahnya, apa lagi jika ada hujan deras karena wilayah rumahnya yang berada didataran rendah.

"Banjir seperti ini kerap kali terjadi di wilayah Cibeber, apalagi jika hujan deras. Sungai yang mengalir dari daerah Sindangpalay meluap sehingga berdampak di wilayah kami yang terbilang dataran rendah," jelasnya.

Ivan menyebutkan saat air sedikit-sedikit mulai masuk ke pemukiman warga, warga cepat tanggap untuk segera mengamankan barang-barangnya ke tempat yang lebih tinggi. 

Diketahui jika banjir perlahan-lahan mulai surut sekitar pukul 18.00 WIB bersamaan dengan hujan yang mulai reda. 

Hal yang sama juga tejadi di wilayah Perumahan Umum Griya Valley, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Di hari yang sama wilayah tersebut juga terendam banjir hingga lutut orang dewasa.

Jajang yang merupakan warga Griya Valley menuturkan jika banjir terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan mulai surut pada pukul 17.30 WIB. 

baca juga

“Banjir mulai terjadi pukul 15.00 WIB. Saat itu ketinggian air air di depan rumah saya selutut orang dewasa,” ucap Jajang.

Jajang juga menjelaskan jika ini merupakan banjir terparah karena sungai kecil yang berada di sekitar perumahan meluap hingga tembok penahannya hancur. 

Jajang mengutarakan banjir di wilayah tersebut juga sudah beberapa kali terjadi, diduga akibat dari pembangunan Tol Bocimi di daerah Benda. 

“Semenjak ada proyek jalan tol Bocimi di daerah Benda,” bebernya. 

Sebelum ada pembangunan dari Tol Bocimi air yang turun dari hujan dapat tertampung di sungai kecil tersebut. Namun setelah ada pembangunan jalan tol sungai tersebut tidak dapat menampung air. 

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Biang Keladi Banjir, Satpol PP Sidak Bangunan Ilegal, Galian C, Perumahan di Semarang Bagian Atas

Diduga Biang Keladi Banjir, Satpol PP Sidak Bangunan Ilegal, Galian C, Perumahan di Semarang Bagian Atas

Semarang | Sabtu, 12 November 2022 | 22:24 WIB

Meninggal Dengan Lambung Kosong, Keluarga Kalideres Tinggalkan Catatan Menu Makanan

Meninggal Dengan Lambung Kosong, Keluarga Kalideres Tinggalkan Catatan Menu Makanan

Bali | Sabtu, 12 November 2022 | 14:55 WIB

Kondisi Lambung Kosong, Benarkah 4 Jenazah di Kalideres Tewas Mengering Karena Lapar?

Kondisi Lambung Kosong, Benarkah 4 Jenazah di Kalideres Tewas Mengering Karena Lapar?

Bali | Sabtu, 12 November 2022 | 13:58 WIB

Terkini

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:17 WIB

6 Sabun Cuci Muka Terbaik di Indomaret sesuai Review dan Harga

6 Sabun Cuci Muka Terbaik di Indomaret sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:15 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:12 WIB

Menhut Raja Juli Harusnya Laporkan Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing

Menhut Raja Juli Harusnya Laporkan Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing

Riau | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:12 WIB

Rahasia Batik Berdarah: Sisi Gelap Kota Pelajar yang Disembunyikan di Balik Kain Tradisional

Rahasia Batik Berdarah: Sisi Gelap Kota Pelajar yang Disembunyikan di Balik Kain Tradisional

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:10 WIB

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

×