Rumah di Parungkuda Sukabumi Terdampak Pembangunan Tol Bocimi

Sukabumi

Jum'at, 18 November 2022 | 08:45 WIB
Rumah di Parungkuda Sukabumi Terdampak Pembangunan Tol Bocimi
Sukabumiupdate.com

Sukabumi.suara.com - Pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tidak hanya memberikan dampak positif bagi orang-orang, tetapi ada dampak negatif bagi sebagian orang. Salah satu dampak dari pembangunan tol Bocimi adalah rumah-rumah sekitar yang rusak.

Diketahui terdapat 10 bangunan rumah yang rusak akibat dari pembangunan tol Bocimi seksi II, interchange Parungkuda. 10 rumah tersebut berada di Kampung Pangadegan, RT 15/07 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi rusak.

Selain rumah terdapat fasilitas umum, dan majelis yang digunakan untuk kegiatan agama sehari-hari ikut terdampak dengan kategori yang rusak berat. 

Jamaludin (49) salah seorang pengelola majelis tersebut mengatakan bahwa majelis tersebut digunakan sebagai tempat mengaji bagi anak-anak sekitar. Ia menceritakan bahwa bangunan majelis rusak ketika dari getaran alat berat yang sebabkan bangunan retak-retak. 

“Sudah 3 bulan majelis ini tidak lagi digunakan karena bangunannya sudah retak kami khawatir ambruk. Kondisi sekarang makin parah, tak hanya tembok, pondasi turun dan atap pun sudah miring mau roboh,” jelas Jamaludin, dilansir dari sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, pada Kamis (17/11/2022). 

Menurut Jamaludin bangunan majelis rusak akibat getaran dari lalu lalang alat berat untuk proyek interchange parungkuda tol bocimi seksi II. Selain itu juga dari proses pemancangan dari tiang-tiang beton. 

Jamaludin juga menceritakan selain majelis yang terdampak, tempat tinggalnya pun ikut retak-retak. Hingga kini ia harus memindahkan KWH listrik karena takut akan ambruk. 

“Sebelumnya KWH ada di belakang rumah karena mulai retak dipindah posisinya. Habis  Rp 700 ribu untuk memindahkan kwh listrik itu,” ucap Jamaludin.

Selain Jamaludin, Mail (27) juga merasakan dampak kerusakan dari pembangunan tol Bocimi. Pasalnya getaran dari alat berat yang digunakan untuk pembangunan tol Bocimi sampai dengan pemukiman warga. 

baca juga

"Kurang lebih radius 500 meter pasti kena dampak. Sudah ada komunikasi dengan pihak kontraktor tol bocimi namun hingga saat ini belum terealisasi,” terang Mail. 

Wahid selaku Kepala Desa Sundawenang membenarkan tentang adanya dampak yang diberikan oleh pembangunan tol Bocimi. Khususnya bagi Kampung Pangadegan khususnya RT 15/07. 

“Kamis sudah meninjau langsung ke lokasi, ada 10 bangunan terdampak, paling memprihatinkan adalah majelis milik Ustad Jamal,” terangnya. 

Aparat desa, saat ini sedang mengupayakan koordinasi dengan kontraktor tol bocimi seksi II, untuk menindak lanjuti kasus kerusakan ini. 

“Kita mendorong komunikasi dan mediasi antara warga terdampak dengan kontraktor, intinya kami akan memfasilitasi," ujarnya.

Sumber: sukabumiupdate.com  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Anne Ratna Mustika Sejak Jadi Bupati Selalu di Rumah Dinas, KDM: Rumah Keluarga Tidak Pernah Ditengok

Terungkap! Anne Ratna Mustika Sejak Jadi Bupati Selalu di Rumah Dinas, KDM: Rumah Keluarga Tidak Pernah Ditengok

Denpasar | Jum'at, 18 November 2022 | 05:30 WIB

Ngaku Ekonomi Sulit, Jessica Iskandar Liburan di Resort Mewah Nihi Sumba, Harganya Selangit!

Ngaku Ekonomi Sulit, Jessica Iskandar Liburan di Resort Mewah Nihi Sumba, Harganya Selangit!

Soreang | Kamis, 17 November 2022 | 23:56 WIB

Cerita Malam Jumat: Penampakan Rumah Terbengkalai Artis Lawas Lydia Kandou, Lembab, Suram dan Angker

Cerita Malam Jumat: Penampakan Rumah Terbengkalai Artis Lawas Lydia Kandou, Lembab, Suram dan Angker

Blitz | Kamis, 17 November 2022 | 22:41 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×