Sebanyak 956 Rumah di Sukabumi Rusak Imbas dari Gempa Cianjur

Sukabumi

Kamis, 24 November 2022 | 09:19 WIB
Sebanyak 956 Rumah di Sukabumi Rusak Imbas dari Gempa Cianjur
Salah satu rumah warga yang berada di Kecamatan Kudadampit, Kecamatan Sukabumi rusak akibat gempa bumi (Antara/Aditya Rohman)

Sukabumi.suara.com - Gempa yang berpusat di Cianjur memiliki dampak yang besar bagi setiap orang. Banyak rumah yang hancur dan juga korban yang meninggal dunia. 

Salah satu daerah yang terdampak yaitu Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut di konfirmasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi yang mengatakan jika rumah rusak yang terdampak akibat gempa bumi Cianjur sebanyak 956 rumah. Jumlah tersebut dihimpun hingga Rabu (23/11/2022) pukul 19.00 WIB. 

Medi Abdul Hakim selaku Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, mengatakan jika data tersebut bersifat sementara karena masih dilakukan pendataan oleh tim lapangan. 

"Data kerusakan ini bersifat sementara dan akan terus berkembang karena pendataan masih dilakukan oleh tim di lapangan," kata Medi.

Data terperinci yang dihimpun oleh BPBD mengenai kerusakan rumah yaitu 956 rumah rusak dengan 620 unit rusak ringan, 241 rumah rusak sedang, dan 96 rusak berat. 

Dalam kerusakan tersebut terdapat fasilitas umum yang ikut terdampak, yaitu sebanyak 10 sekolah yang rusak, 18 fasilitas ibadah, satu unit kantor pemerintahan, dan 3 unit fasilitas lainnya.

Dilansir dari ANTARA sebanyak 879 kepala keluarga (KK) yang terdampak atau sebanyak 2.002 jiwa. Sebanyak 114 KK atau 333 jiwa memilih untuk mengungsi. Diketahui sebanyak 3 orang luka sedang dan 9 orang luka ringan. 

Medi mengatakan jika kerusakan tersebut tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan menyebar di 22 kecamatan. Kecamatan Nagrak menjadi wilayah yang paling parah karena terdapat 220 rumah yang rusak. Adapun rincian untuk wilayah Sukabumi yang mengalami kerusakan yaitu: 

- Kecamatan Nagrak: 220 rumah,

baca juga

- Kecamatan Sukalarang: 179 rumah,

- Kecamatan Sukaraja: 158 rumah, dan

- Kecamatan Kadudampit: 154 rumah.

"Untuk penyintas yang terluka sudah mendapat pengobatan dari petugas medis dan kondisinya sudah berangsur pulih, sementara warga yang mengungsi kami sudah menyediakan pengungsian," jelas Medi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanggap Bencana, BNI Bersama BUMN Gotong Royong Bantu Warga Cianjur

Tanggap Bencana, BNI Bersama BUMN Gotong Royong Bantu Warga Cianjur

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 06:40 WIB

Brimob Terjunkan 6 Unit Ranpurlap, Food Truck Penyedia 18 Ribu Porsi  Makanan untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Brimob Terjunkan 6 Unit Ranpurlap, Food Truck Penyedia 18 Ribu Porsi Makanan untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Otomotif | Kamis, 24 November 2022 | 06:33 WIB

Dramatis, Momen Evakuasi Bocah Azka Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Pasca Gempa Cianjur

Dramatis, Momen Evakuasi Bocah Azka Selamat Usai 3 Hari Tertimbun Pasca Gempa Cianjur

Jakarta | Kamis, 24 November 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB