Prada Indra Seorang Perwira TNI yang Kematiannya Meninggalkan Banyak Tanya

Sukabumi

Kamis, 24 November 2022 | 19:30 WIB
Prada Indra Seorang Perwira TNI yang Kematiannya Meninggalkan Banyak Tanya
Perwira TNI Prada Indra yang meninggal secara mendadak dan menimbulkan tanya tentang penyebab kematiannya (dokumentasi keluarga Prada Indra)

Sukabumi.suara.com - Prada Mochamad Indra Wijaya atau lebih dikenal dengan Prada Indra meninggal dunia secara mendadak dan menimbulkan banyak tanya bagi keluarga dan sebagian orang.

Publik masih dibuat penasaran dengan kasus kematian misterius yang menimpa Brigadir Yosua, kembali harus dibuat penasaran dengan kematian misterius dari Prada Indra.

Diketahui Prada Indra merupakan anggota  Komando Operasi Udara (Koopsud) III. Ia meninggal pada Sabtu (19/11/2022) sekitar pukul 02.25 WIB di Biak, Papua tempat ia bertugas. 

Pihak keluarga pertama kali mendapatkan kabar bahwa Indra meninggal saat mendapatkan pesan WhatsApp (WA) dari seseorang yang mengatas namakan Kolonel Adm Veradiyanto. Dalam pesan tersebut tidak dijelaskan penyebab dari kematian Indra. 

"Jadi WhatsApp itu hanya dikasih tahu meninggal, tidak dikasih tahu sebabnya," ucap keluarga korban, pada Selasa (22/11) dikutip dari suara.com.

Merasa tidak puas, pihak keluarga segera menghubungi Kolonel Adm Veradiyanto dengan melakukan panggilan video. Dalam panggilan tersebut pihak keluarga diperlihatkan kondisi dari jenazah Indra. 

Indra sudah dimasukan ke dalam peti mati dengan keadaan mata, mulut, dan hidung yang sudah ditutup oleh kapas. Selain itu jenazah Prada Indra sudah diberi formalin. Hal tersebut menambah kecurigaan pihak keluarga. 

"Alasannya itu katanya korban sudah diberikan formalin. Pihak keluarga bertanya-tanya kan, siapa mengizinkan untuk pemberian formalin? Kan harus ada persetujuan," ungkapnya.

Pihak keluarga tetap bersikeras agar Kolonel Adm Veradiyanto memperlihatkan kondisi jenazah Prada Indra dengan lebih jelas, namun tetap ditolak dengan keras.

baca juga

Pihak keluarga mendapatkan keterangan jika Indra meninggal akibat serangan jantung mendadak setelah selesai bermain futsal. 

Tetapi saat peti jenazah yang di gembok diantarkan ke kediaman Indra, diketahui bahwa wajah Indra dipenuhi oleh darah dan terdapat lebam di bagian tubuhnya.

Mayor Adm Triyanto yang bertugas untuk mengantarkan peti jenazah tidak bisa menjelaskan mengenai kondisi dari jenazah. Ia juga mengaku bahwa tidak mengetahui kronologi kematiannya.

Pihak keluarga yang merasakan ada kejanggalan pun bersikeras untuk melakukan autopsi. Bahkan pihak keluarga rela mengeluarkan uang pribadinya untuk mengetahui penyebab pasti dari kematian Prada Indra. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT Dongin Prabhawa Dukung Percepatan Pembangunan SDM di Tanah Papua

PT Dongin Prabhawa Dukung Percepatan Pembangunan SDM di Tanah Papua

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 17:38 WIB

Prada Indra Diduga Tewas Dianiaya Senior, Pimpinan DPR ke TNI: Kami Minta Proses Hukum sampai Tuntas

Prada Indra Diduga Tewas Dianiaya Senior, Pimpinan DPR ke TNI: Kami Minta Proses Hukum sampai Tuntas

News | Kamis, 24 November 2022 | 17:29 WIB

4 Manfaat Beras Basmati untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

4 Manfaat Beras Basmati untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

Your Say | Kamis, 24 November 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×