sukabumi

Wajib Tahu! Baby Blues yang Tidak Ditangani Dapat Sebabkan Depresi

Sukabumi Suara.Com
Kamis, 15 Desember 2022 | 13:42 WIB
Wajib Tahu! Baby Blues yang Tidak Ditangani Dapat Sebabkan Depresi
Baby blues yang dapat sebabkan depresi jika tidak ditangani (istockphotot/Andrew)

Sukabumi.suara.com - Baby blues atau bisa juga dikenal dengan fenomena yang menimpa seorang ibu ketika selesai melahirkan. Umumnya kondisi ini akan dimulai pada hari ke-2 ataupun ke-3 setelah melahirkan. 

Dilansir dari ANTARA jika sindrom baby blues ini tidak ditangani dapat menyebabkan sang ibu mengalami depresi. Hal tersebut dibenarkan oleh Dokter spesialis kedokteran jiwa dari RSUP Persahabatan dr. Tribowo T. Ginting, SpKJ(K). 

Dr. Tribowo menyebutkan jika baby blues tidak tertangani dapat sebabkan gejala depresi postpartum

"(Baby blues syndrome) akan jadi masalah kalau tidak tertangani, nanti berkelanjutan menjadi gejala depresi postpartum," kata Tribowo dalam acara talkshow kesehatan yang diadakan secara online, pada Selasa (13/12/2022) dikutip dari ANTARA. 

Menurut Tribowo baby blues merupakan gejala wajar yang dapat menimpa ibu baru melahirkan. Karena ibu yang baru melahirkan mengalami perubahan hormon yang signifikan sehingga dapat mempengaruhi perasaannya. 

Selain itu baby blues sindrom dapat juga terjadi karena masalah yang dialami semenjak masa kehamilan sehingga sebabkan ibu merasa tertekan dan sedih. 

Umumnya baby blues terjadi hingga 1 minggu setelah gejala pertama muncul atau dirasakan. Jika lebih dari dua minggu ada kecurigaan bahwa itu berkembang menjadi depresi. 

Tribowo juga mengatakan baby blues sindrom dapat berkembang menjadi psikosis postpartum yang akan ditandai dengan munculnya halusinasi ataupun amarah yang berkelanjutan. 

"Itu yang menjadi perhatian kalau misalnya kondisi awal baby blues itu tidak ditangani secara serius," ucap Tribowo. 

Baca Juga: 3 Alasan Orang Suka Makan di Warteg, Mudah Dijumpai

"Kadang-kadang kan orang berpikir biasa bagi seorang ibu habis melahirkan begitu. Karena sembilan bulan mengandung anaknya terus dia harus melepas dan ada sesuatu yang berbeda sehingga ibu harus beradaptasi kembali. Ya benar, tapi kalau dicuekin hati-hati, jangan sampai berlanjut menjadi kondisi yang lebih berat," tambahnya.

Keluarga memiliki peran yang penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan tentram setelah melahirkan. Selain itu ibu-ibu yang baru melahirkan diminta untuk memiliki waktu istirahat yang cukup dan juga waktu untuk diri sendiri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI