Sukabumi.suara.com - Nama Gus Samsudin dikenal oleh masyakat semenjak perseteruannya dengan pesulap merah beberapa bulan belakangan ini. Setelah namanya mulai meredup, kini ia kembali membuat geger masyarakat.
Menilik dari unggahan akun instagram @lambe_turah, tersebar sebuah artikel yang berisi berita mengenai pemberian gelar Kanjeng Raden Tumenggung Samsudin Condrodipuro yang disematkan untuk Gus Samsudin yang disebut-sebut berasal dari Keraton Solo. Unggahan tersebut juga menyertakan video pemberian gelar untuk Gus Samsudin.
"Kanjeng Raden Tumenggung Samsudin Condrodipuro," demikian bunyi keterangan video tersebut.
Sontak saja unggahan akun instagram @lambe_turah tersebut memicu beragam reaksi dari warganet.
Beberapa warganet yang mengetahui seluk beluk seputar Keraton Solo menberikan kesaksiannya.
Keraton Solo lagi sengketa keluarga. Jadi biasanya yang ngasih-ngasih gelar gitu bukan dari keluarga yang sah. Yang sengketa keluarga Keraton Solo," kata salah satu netizen di kolom komentar.
"Hari Sabtu kemarin memang si Samsudin lagi ada di solo tapi dalam acara Ultah PAKASA, entah siapa yg ngundang. Tapi dalam acara tersebut tidak ada wisuda atau pengukuhan abdi dalem oleh Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta yang diketuai oleh Gusti Moeng. Jadi ini si Samsudin ikut pengukuhan dimana?" timpal lainnya.
"Saya orang Solo asli. Gelar keraton itu memang diperjualbelikan, orang-orang Malaysia aja banyak yang dalat gelar Keraton Solo kok. Emang memalukan sekali," imbuh seorang warga.
"Sekedar informasi, Keraton Solo itu ada dua. Mangkunegaran sama Kasunanan. Mangkunegaran yang buat nikahan Kaesang. kalau Kasunan ini baru bermasalah sengketa kekuasaan intern anggota keluarga. Mengherankan aja kalau baru sengketa, njuk yang berwenang resmi kan belum tahu. Kok sudah kasih gelar. Bisa diragukan kesahannya," tambah lainnya.
Baca Juga: Apakah Ada Cuti Bersama Tahun Baru 2023? Cek Jadwal Libur, Batal Liburan Panjang!
Sementara itu, pihak Keraton Solo sendiri telah membantah memberikan gelar untuk Gus Samsudin.