sukabumi.suara.com Saat kecil biasanya sering mendengar cerita fiksi tentang kehidupan hewan yang digambarkan dengan watak seperti manusia, nah itu adalah teks fabel.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fabel adalah cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti)
Karena biasanya teks fabel diceritakan untuk anak - anak maka kata atau bahasa yang digunakan disusun secara jelas dan pemilihan kata yang mudah dipahami.
Teks fabel masuk dalam kategori cerita khayalan atau fiksi yang mana isinya tentang pendidikan moral agar anak bisa belajar dari cerita tersebut.
Ciri - ciri cerita fabel:
-Tokoh dalam cerita gambarkan atau diperankan binatang
-Bersifat fiksi atau khayalan tidak nyata
-Alur cerita singkat dan sederhana
-Dialog, latar tempat, watak tokoh diceritakan dengan kalimat narasi
-Pesan Moral disampaikan secara langsung dalam cerita
Contoh cerita fabel ialah Kancil Cerdik, Kisah Tiga Babi Kecil, Si Monyet Rakus.
Kancil Mencuri Ketimun
Pada suatu hari Kancil terjatuh dan masuk ke dalam lubang yang sudah disiapkan oleh Pak Tani karena sudah merusak kebun sayurannya.
Baca Juga: Pratama Arhan Masuk Laman FIFA, Lemparan Jauh di Laga FC Tokyo vs Tokyo Verdy Dapat Pujian
Kancil kebingungan karena tidak keluar dari lubang, beberapa hewan yang lewat menanyakan alasan kenapa ia bisa berada di dalam sana.
Kancil yang cerdik pun mendapatkan ide, lalu ia mulai membohongi beberapa hewan dengan mengatakan bahwa besok akan ada kiamat dan ia di dalam sana sedang berlindung.
Hewan lainpun akhirnya termakan omongan kancil, mereka makut akan hari kiamatikut masuk ke dalam lubang bersamanya tanpa mereka tahu bahwa itu adalah idenya untuk bisa keluar dari lubang tersebut.
Pesan moral yang didapatkan dalam cerita Kancil Mencuri Ketimu tersebut adalah jangan pantang menyerah saat menghadapi sebuah masalah.