Managemen Bakso A Fung meminta maaf dan menghancurkan peralatan makan setelah video viral influenser Jovi memakan bakso dengan kerupuk babi. Langkah tersebut ternyata mendapat respon positif dari warganet, banyak yang salut dengan keberanian resto tersebut untuk mendapatkan kembali kepercayaan pembeli.
Pihak resto membagikan video penghancuran peralatan makan demi menjaga kepercayaan pembeli serta menjaga sertifikasi halal yang telah dimiliki. Dalam video tersebut satu persatu mangkuk dipecahkan oleh pegawai Bakso A Fung dan menggantinya dengan yang baru.
Dalam Instagram resmi @baksoafung mengunggah pernyataan permintaan maaf dan mengatakan bahwa pihaknya menghancurkan peralatan makan demi menjaga komitmen demi menjaga serifikasi halal tersebut.
Warganet di Twitter merespon positif langkan Bakso A Fung beserta sang influenser Jovi.
"ini kasus penyelesaian masalahnya termasuk keren sih jujurr," tulis warganet.
"mad respect juga buat jovi, di ignya terus keep up berusaha reach out pihak baso fung buat dia bisa tanggung jawab atas kesalahannya," tutur warganet lain.
"respect sih sama resto yg jaga komitmen halal, respect jg buat jovi adhiguna yg ga bertele2 untuk minta maaf," puji warganet.
Diketahui influenser Jovi Adhiguna saat ini sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan warganet, hal ini dikarenakan unggahan video ia memakan bakso dengan kerupuk babi. Video tersebut mendapat banyak reaksi dari warganet muslim sebab takut jika makan ditempat halal namun peralatan makan bekas makanan tidak halal. Mengetahui bahwa perbuatannya salah, Jovi lantas meminta maaf kepada warganet.
Setalah video yang diunggah tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet muslim, ia pun lantas meminta maaf dan mengatakan bahwa ia tak tau jika tidak boleh menggabungkan makanan halal dengan non halal.
Baca Juga: Alasan Investor Kawakan Lo Kheng Hong Kembali Lepas Saham GJTL
Di akun Instagram pribadinya Senin (17/07/2023) Jovi meminta maaf dan mengatakan dirinya telah melakukan hal bodoh seperti itu.
"Guys, aku mau cerita dan minta maaf juga. I'm done something super stupid, kemarin dan bener-bener enggak kepikiran sampe ada yang bikin konten dan tag aku pagi di di TikTok." ucapnya.
Ia pun menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu jika tempat makan tersebut menjual makan makanan halal dan tidak boleh mencampur dengan makanan non halal
"Jadi kemarin pas di bandara Bali, aku kan makan bakso Afung yang di Bandara Ngurah Rai Bali, dan aku makannya pake kerupuk babi yang aku beli di bandara Bali juga. Aku bener-bener enggak kepikiran bahwa bakso Afung itu halal dan aku enggak boleh bawa makanan non-halal buat digabungin," tuturnya.
Banyak warganet yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu kalau tidak boleh memakan makanan halal dicampur makanan non halal, Jovi pun menjelaskan dimana letak salah dari perbuatannya.
"Jadi gais aku takut ada yang salah ngerti apa yang dipermasalahkan, jadi masalahnya bukan karena menggabungkan makanan halal ke non halal. Tapi yang di permasalahkan adalah aku kan kemarin makan di restoran halal dan aku memakai peralatan - peralatan mereka, mangkoknya kan mangkok yang akan mereka reuse (gunakan) lagi," tutur Jovi.