Sukabumi.suara.com - Pasca videonya menjilat es krim viral, ternyata membuat Oklin Fia stres karena banyak pihak yang menerornya. Tak hanya itu ia juga mendapatkan pressure dari saudara-saudaranya yang mengirim berita viral sebut.
"Banyak yang meneror di nomor telepon aku. Banyak yang nyebarin nomor telepon aku. Nomor aku tersebar dan alamat aku tersebar, banyak yang pada tahu," ungkap Oklin Fia saat diwawacara Aiman Witjaksono dikutip dari video kanal YouTube @Official INews, Kamis (31/8/2023).
Dia mengaku sedih dan tidak tahu siapa yang menyebarkan nomor teleponnya dan lewat mana tersebarnya. Setelah tersebar, sejumlah pesan singkat yang masuk kepadanya berisikan hujatan semua.
"Benar-benar banyak orang yang ngechat gitu. Terus ada yang bilang mati saja lo. Akhirnya aku lepas kartunya dan ganti nomor," ungkapnya sambil didampingi pengacara.
Lebih jauh ia mengaku kalau kejadian ini, jadi pelajaran di hidupnya. Pasalnya jika tidak ada kejadian ini, dirinya bakal tidak dapat pelajaran ini.
"Mungkin untuk orang-orang yang merasa tersindir karena perbuatan saya ini, saya minta maaf," pungkasnya dengan wajah sedih.
Sementara itu pimpinan MUI Ikhsan Abdullah mengatakan, apa yang dilakukan Oklin Fia bukan bagian dari penistaan agama apalagi menodai agama. Tetapi merupakan tindakan yang tidak pantas atau kurang patut atau etika.
"Jadi ini pelanggarannya etika dan moral," ungkapnya.