Saat itu menurut Eliezer mereka pergi ke arah Kemang. Di perjalanan, Eliezer sempat bertanya ke Yosua mengenai tujuan tapi dijawab Yosua agar Eliezer hanya mengikuti saja.
"Perjalanan ada mutar-mutar di daerah Kemang, saya juga tidak tahu mau kemana. Akhirnya kita balik ke kediaman Bangka, ibu turun. Saya lihat ibu kaya lagi marah. Ada anaknya ibu. Masuk semua turun," kata dia.
Eliezer lalu memarkirkan mobil di belakang atas perintah Yosua. Setengah jam kemudian, Ferdy Sambo pulang sama Romer dan Sadam.
"Biasanya kami sambut di depan, Pak FS kaya marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah. Almarhum bilang Chad nanti ada Pak Elben mau datang, rekan bapak," kata Eliezer.
Karena sedang di belakang, Eliezer mengaku tidak melihat saat Elben datang.
"Sudah masuk semua, tiba-tiba almarhum bilang sama Bang Matius, tidak ada selain kami berdua (Yosua dan Matius) yang ada di area rumah. Semua nunggu di luar," ujar Eliezer.
Saat itu Eliezer menunggu di pintu depan bersama Alfon sekuriti dan Farhan.
"Kita tidak tahu ada kejadian apa di dalam. Agak satu dua jam, baru tiba-tiba ada orang mau keluar dari dalam rumah. Bukain pagar, saya lihat ada perempuan, saya tidak kenal, nangis. perempuan itu nangis," ujar Eliezer.
Eliezer mengaku tidak tahu kapan perempuan itu datang ke rumah. Kepada Eliezer, perempuan itu bilang mau cari drivernya.
Eliezer bergegas menemui driver perempuan itu yang sedang berada di mobil Pajero hitam
"Perempuan itu naik langsung pulang. Semenjak kejadian itu, Pak FS sudah lebih sering di Saguling," kata Eliezer.