sumatera

Kubu Istana Kehabisan Cara Jegal Anies Baswedan, Pengamat: Surya Paloh Harus Ambil Risiko!

Suara Sumatera Suara.Com
Sabtu, 03 Desember 2022 | 15:18 WIB
Kubu Istana Kehabisan Cara Jegal Anies Baswedan, Pengamat: Surya Paloh Harus Ambil Risiko!
Safari politik Anies Baswedan dijegal. (Dok.Suara.com)

Suara Sumatera - Kabar penjegalan Capres Partai Nasdem, Anies Baswedan, sedang hangat diperbincangkan. Hal itu mencuat setelah safari politik Anies ke Aceh diwarnai pencabutan izin penggunaan ruang publik secara mendadak.

Padahal, ribuan pendukung Anies di Aceh tak sabar ingin bertemu. Meski begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap bersafari ke Aceh.

Pengamat politik, Rocky Gerung mengatakan, pola yang sama akan terus menyapa Anies untuk beberapa waktu ke depan.

“Saya bayangkan kekacauan akan terjadi, mungkin Desember-Januari pola ini akan terus berlangsung terus yang kita sebut kakofoni dalam politik. Jadi ada kebisingan tapi orang nggak tahu darimana sumber bisingnya,” kata Rocky di kanal Youtube Rocky Gerung Official bersama Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN), dikutip dari Wartaekonomi.co.id, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Rocky, pihak istana akan mulai kebingungan bagaimana cara untuk melakukan penjegalan terhadap Anies. Bahkan, kata Rocky, makin lama istana akan kehabisan cara melakukan hal tersebut.

“Istana akan kehabisan cara untuk mencegah Anies,” katanya.

Rocky menyoroti Nasdem yang merupakan partai pertama yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden mereka.

Dengan segala macam upaya penjegalan atau penghalangan yang ada, Nasdem harus ambil sikap tegas berdiri membela Anies.

“Mestinya Surya Paloh ambil risiko saja. Bilang saja kami mau berkelahi konsep dan gagasan dengan istana lalu putuskan bahwa ‘kami memang mendukung Pak Jokowi tetapi Pak Jokowi diujung pemerintahannya bersikap tidak adil pada kami’, kan itu alasan etis bukan alasan politik, tetap bersahabat," katanya.

Baca Juga: Jokowi Serang Anies Baswedan lalu Perintahkan Relawan Dukung Ganjar, Benarkah?

“Tetapi Anies adalah calon dari NasDem, NasDem dilarang untuk mempromosikan Anies kan ajaib. Jadi itu artinya standar etisnya berbeda, kenapa kalau Ganjar nggak ada yang larang? Jadi mestinya NasDem pakai akal sehat, bilang aja ‘kenapa kami diperlakukan secara tidak adil?’ bukan NasDem-nya tapi calon dari NasDem,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI