Suara Sumatera - Sebanyak 18 orang terjebak di bawah tanah akibat longsor tambang emas di kawasan Xinjiang, China. Mereka yang terjebak merupakan pekerja tambang.
Diketahui total ada 40 orang yang saat itu sedang bekerja di lokasi. Sebanyak 22 orang telah diselamatkan. Kementerian Kegawatdaruratan China (MEM) mengirimkan satu tim untuk mengawasi operasi penyelamatan para korban.
Lu Wei, kepala keamanan Xinjiang Nonferrous Metal Industry Group Co yang menaungi Western Region Gold Co mengaku petugas mengalami kesulitan dalam penyelamatan korban.
"Kondisi terowongan sangat rumit dan bebatuan di sekitar tempat lokasi kecelakaan tidak stabil," katanya melansir Antara, Senin (26/12/2022).
Otoritas Ili telah mengidentifikasi para korban yang terjebak di bawah tanah, yang terdiri dari lima warga Provinsi Sichuan dan 13 warga lokal.
Menteri Kegawatdaruratan China Wang Xiangxi meminta timnya mengerahkan segala kemampuannya membantu upaya penyelamatan.
"Segala upaya harus dilakukan untuk menyelamatkan mereka yang terjebak," kata Menteri dikutip China Daily.
Sedikitnya 300 personel penyelamatan dari berbagai level dan 467 unit peralatan penyelamatan telah dikirim ke lokasi.
Baca Juga: Bukan Menteri dari NasDem, Demokrat Lebih Setuju Erick Thohir yang Di-reshuffle Jokowi