Akhir-akhir ini beredar kabar retaknya hubungan Sandiaga Uno dengan para elit Partai Gerindra. Isu ini muncul setelah Sandiaga Uno menyatakan siap ikut Pilpres 2024.
Padahal Sandiaga Uno adalah kader Partai Gerindra dan partainya sudah memutuskan mencalonkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres.
Hal ini menimbulkan protes dari sejumlah kader Partai Gerindra karena Sandiaga Uno dianggap tidak mematuhi keputusan partai.
Ditambah lagi pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut, Sandiaga Uno bukanlah menteri dari Partai Gerindra di Kabinet Indonesia Maju.
Kata Sufmi, Sandiaga Uno dipilih Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari kalangan profesional bukan dari Gerindra.
Bahkan, Sufmi mengatakan, Sandiaga Uno akan pindah ke PPP meski ia menyatakan yang bersangkutan belum menyampaikan surat pengunduran diri.
Sandiaga Uno membantah kabar retaknya hubungan dengan Gerindra. Ia mengaku masih memiliki hubungan baik, sinergis, dan harmonis dengan Gerindra.
"(Hubungan dengan Gerindra) sangat baik, sinergis, harmonis. Saya juga terus berhubungan sama dengan teman-teman pimpinan Gerindra," kata Sandiaga kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/1/2023).
Sandiaga juga menilai bahwa pernyataan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkait dirinya sedikit banyak menjadi tanggapan atas beberapa kali ia diundang oleh PPP.
Baca Juga: Klasemen Piala AFF 2022: Gagal Gusur Thailand, Timnas Indonesia Kantongi Tiket Semifinal
"Beberapa kali saya diundang oleh PPP, kebetulan kami juga sangat dekat bermitra. Tapi sampai saat ini saya masih menjadi anggota Gerindra, kader," ujarnya.
Sandiaga menyampaikan lagi bahwa memang pembicaraan mengenai dirinya tidak lepas dari kenyataan bahwa dinamika proses politik menyongsong Pemilu 2024 sudah mulai meningkat.
Secara khusus pria yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu berharap dinamika Pemilu 2024 tidak mengganggu fokusnya dalam menggenjot pemulihan ekonomi.
"Fokus kita pada pemerintahan ini adalah bagaimana dengan kebangkitan beberapa sektor unggulan, ekonomi kita ini bisa terus bertumbuh secara 5 persen saja ini sudah menjadi prestasi," katanya.
"Kita harapkan kontestasi demokrasi politik ini tidak akan mengganggu pemulihan dari ekonomi kita dan juga harapannya keberlanjutan pembangunan dengan pemikiran-pemikiran rekonsiliasi ini bisa juga nanti pada saatnya partai politik ini akan menentukan," ujar Sandiaga menambahkan.
Di sisi lain, Sandiaga menegaskan kembali statusnya yang masih menjadi kader Partai Gerindra dan kepatuhannya atas arahan Ketua Umum Prabowo Subianto.