Nggak Bisa Ditawar-tawar, Demokrat Komit Bareng Anies Baswedan dan Ogah Terima Jatah Menteri Kabinet Jokowi

Suara Sumatera

Jum'at, 06 Januari 2023 | 09:05 WIB
Nggak Bisa Ditawar-tawar, Demokrat Komit Bareng Anies Baswedan dan Ogah Terima Jatah Menteri Kabinet Jokowi
Anies Baswedan dan Ketum Demokrat AHY (Suara.com)

Suara Sumatera - Kabar perombakan atau reshuffle kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin semakin santer. Bahkan, Partai Demokrat disebut-sebut akan mendapatkan jatah kursi menteri di tengah isu tersingkirnya para menteri dari Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan.

Terkait kabar tersebut, Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani membantah Demokrat akan tinggalkan Koalisi Perubahan bersama Nasdem.

Menurutnya, Demokrat akan tetap konsisten mendukung Anies Baswedan meski digoda jatah menteri di penghujung jabatan Jokowi sekali pun.

Soal belum adanya deklarasi, dia mengatakan partainya dengan PKS dan NasDem masih terus berupaya mempersatukan program memenangkan Pilpres 2024.

Termasuk, jika ada godaan masuk ke barisan pemerintahan dan diberi posisi menteri. Tawaran itu, kemungkinan besar akan ditolak. Pun, sikap ini dapat dilihat dengan konsis­tensi partai yang tetap berada di luar pemerintahan usai Pemilu 2019.

“Bagi Partai Demokrat dan PKS yang tetap konsisten selama dua periode berada di luar pemerintahan sebagai oposisi memperjuangkan dan mewujudkan perubahan dan perbaikan menjadi imperatif atau keniscayaan,” katanya, Jumat (6/1/2023).

Apalagi, kata Kamhar Lakumani, Partai Demokrat dan PKS kini bersama Partai NasDem yang memiliki Capres yang sama di Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan yang dianggap so­sok perubahan dan kemajuan bangsa. “Bersama NasDem, tiga partai ini bertemu pada satu figur yang sama yaitu Mas Anies sebagai representasi Perubahan,” tegasnya.

Kamhar optimis, KIP dengan komposisi Demokrat-NasDem-PKS akan terwujud. Koalisi ini, memilki visi yang sama dalam mewujudkan perubahan dan perbaikan di Indonesia.

“Koalisi yang terbentuk mengusung pasangan yang memiliki probabilitas paling memadai untuk memenangkan kontestasi berhadapan dengan pasangan yang di endorse penguasa. Untuk itu, yang paling pas adalah Anies-AHY,” tutup­nya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti menganalisa ada potensi Partai Demokrat keluar dari KIP yang digagas bersama PKS dan Partai NasDem, ka­lau saja ditawarkan dua posisi menteri jika reshuffle kabinet terjadi.

“Anda bisa bayangkan dita­warkan dua kursi, yang ikut ber­juang habis-habisan dengan Pak Jokowi aja gak lebih dari empat kursi, kebanyakan dapat tiga kursi, kalau anda nggak berjuang apa-apa tapi dapat dua kursi kan hebat,” ujar Ray.

Ray menduga Partai Demokrat tidak akan menolak apabila mendapat tawaran masuk kabi­net, apalagi jika Jokowi berani menawarkan dua jumlah kursi sekaligus.

Belakangan, muncul wa­cana reshuffle Kabinet dengan mengasumsikan adanya kursi kosong menggantikan wakil NasDem di Pemerintahan. Asumsi ini berbasis karena NasDem mengusung Anies se­bagai Capres 2024.

Dalam perhitungannya, Demokrat akan lebih diuntung­kan apabila bergabung dengan pemerintah, karena punya kesempatan merasakan kekuasaan dalam sisa waktu yang ada.

“Luar biasa itu walaupun cuma hanya satu setengah tahun di dalamnya. Toh pada akhirnya tetap nggak jadi calon wakil presiden di koalisi perubahan­nya Nasdem kok. Jadi lebih baik ikut berkuasa, ikut koalisi KIB,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elektabilitas Demokrat Melejit Singkirkan Golkar di Posisi Ketiga, Nasdem Anjlok, Semua Gara-gara Anies Baswedan Capres?

Elektabilitas Demokrat Melejit Singkirkan Golkar di Posisi Ketiga, Nasdem Anjlok, Semua Gara-gara Anies Baswedan Capres?

Sumatera | Kamis, 29 Desember 2022 | 18:10 WIB

Anies Baswedan Lebihi Ambang Syarat Pilpres Jika Berduet Cak Imin, PKS Dan Demokrat Waspada

Anies Baswedan Lebihi Ambang Syarat Pilpres Jika Berduet Cak Imin, PKS Dan Demokrat Waspada

Sumatera | Selasa, 27 Desember 2022 | 17:00 WIB

Apesnya NasDem, Usung Anies Baswedan tapi Pemilih Lari ke PKS Dan Partai Demokrat

Apesnya NasDem, Usung Anies Baswedan tapi Pemilih Lari ke PKS Dan Partai Demokrat

Sumatera | Minggu, 25 Desember 2022 | 20:17 WIB

Tuding Elite Demokrat dan PKS Biang Kerok Kegaduhan hingga Tukang Fitnah, Politikus PDIP: Dari Dulu Suka Main Drama Politik, Sinetron Murahan!

Tuding Elite Demokrat dan PKS Biang Kerok Kegaduhan hingga Tukang Fitnah, Politikus PDIP: Dari Dulu Suka Main Drama Politik, Sinetron Murahan!

Sumatera | Minggu, 25 Desember 2022 | 12:36 WIB

NasDem Deklarasikan Anies Baswedan, PKS dan Demokrat Kecipratan Elektabilitasnya

NasDem Deklarasikan Anies Baswedan, PKS dan Demokrat Kecipratan Elektabilitasnya

Sumatera | Jum'at, 23 Desember 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih

Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:15 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar

BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar

Bali | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:10 WIB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:09 WIB

VIDEO: Demonstrasi Mahasiswa Diwarnai Aksi Bentrok dengan Aparat, Terlibat Saling Dorong

VIDEO: Demonstrasi Mahasiswa Diwarnai Aksi Bentrok dengan Aparat, Terlibat Saling Dorong

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:08 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:05 WIB

BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK

BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!

Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:03 WIB

Saksi Kunci Berubah Haluan, Kesaksian Baru ART Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus KDRT Erin Taulany

Saksi Kunci Berubah Haluan, Kesaksian Baru ART Ungkap Fakta Mengejutkan Kasus KDRT Erin Taulany

Entertainment | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:03 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB