Sebelumnya, Bobby mengaku ada suka dan duka menjadi seorang wali kota sekaligus menantu Presiden Jokowi.
"Ada sukanya, ada dukanya. Pertama sekali harapan masyarakat, wali kota yang sekaligus menantu presiden, tentu harapannya pasti lebih banyak," kata Bobby.
"Harapannya contoh pusat bisa membantu Kota Medan. Tapi kita tetap bekerja sesuai birokrasi yang ada," sambung Bobby.
Bobby menyebut memang lebih mudah baginya untuk menghubungi menteri. Namun demikian, bukan berarti semua permintaannya langsung dikabulkan.
"Sering juga banyak, aduan kita sampai 2023 awal ini belum dibantu, banyak juga," katanya.