Suara Sumatera - Astrid, mantan manajer Ressa Herlambang, ikut angkat bicara mengenai sosok Ressa Herlambang.
Ressa Herlambang diterpa kabar tak sedap. Penyanyi solo ini dituding melakukan penipuan terhadap sejumlah pihak termasuk ke para artis dan sahabatnya sendiri.
Astrid, mantan manajer Ressa Herlambang, ikut menceritakan pengalamannya saat bekerja sama dengan mantan pacar Nia Ramadhani ini.
Astrid mengaku terakhir komunikasi dengan Ressa di tahun 2018. Kala itu, Ressa meminta tolong minta dicarikan dana.
"Saat itu saya mengusahakannya dalam bentuk arisan, tapi tidak jadi karena saya pikirnya ‘aduh yang kemarin-kemarin aja belum terselesaikan’,” ujar dia dilansir dari Seleb Cam, Jumat (17/02/2023).
Sayangnya Astri tidak mau membuka berapa nilai kerugian yang ia derita karena saat itu menganggap Ressa seperti adiknya sendiri.
Menurut Astrid, aalnya Ressa Herlambang meminta bantuan Astrid mengurus biaya untuk memproduseri lagu untuk dua orang artisnya.
“Dia memproduseri lagu untuk dua talent, jadi biaya pakaian segala macam, dia selalu telepon saya 'Mbak handle dulu ya', oke. Saat itu saya masih ada rezeki ya udah saya transfer," ungkapnya.
Pernah dalam suatu waktu, Astrid mengajak Ressa Herlambang mengerjakan sebuah proyek untuk memberikan kesempatan Ressa memperluas jaringan pekerjaan.
Baca Juga: Khotbah Isra Miraj 2023, Contoh Ceramah Isra Miraj Singkat
"Pertemuan itu adalah saya ingin memberikan penawaran ini, 'Ressa kamu itu smart, kamu tuh kayaknya berpotensi, saya kebetulan lagi membantu salah satu partai tolong bantu carikan artis-artis'. Oke, salah satunya dia," cerita Astrid.
"Dengan dia masuk ke situ, otomatis terbuka link, terbuka lagi rezeki-rezeki dia," sambungnya.
Sayangnya dengan masuknya Ressa, Astrid justru tergeser dari pekerjaan yang sudah dipegang. Semua beralih ke Ressa Herlambang.
"Nah kebayang nggak kalian kalau jadi saya? Ibaratnya saya yang membawa anak saya ke situ, tiba-tiba anak saya masuk dalam satu lingkungan yang ngeblok semuanya, yang tadinya pekerjaan dipercayakan sama saya khususnya media center, dipercayakan oleh saya event, program, tiba-tiba beralih ke Ressa Herlambang tanpa sebab orang-orang dalam lingkungan tersebut tiba-tiba membenci saya tanpa sebab," beber Astrid.
Tidak berhenti di situ, beberapa tahun kemudian, orang-orang yang membenci Astrid tanpa sebab, diduga kena tipu oleh Ressa Herlambang.
"Singkat cerita beberapa tahun kemudian ternyata orang-orang tersebut jadi korbannya Ressa Herlambang, Bukan hanya 100 (juta), 200 (juta), tapi ada sampai Rp 500 juta, Rp 700 juta," ungkap Astrid mantan manajer Ressa Herlambang.