Suara Sumatera - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dihukum pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir (Anumerta) Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Hukuman ringan terhadap Richard Eliezer ini menentukan nasib masa depan anggota Korps Brimob itu di institusi Polri.
Ada wacana menyatakan, Richard Eliezer bisa kembali bertugas di kepolisian setelah menjalani hukuman pidananya.
Lalu bagaimana sikap keluarga Brigadir Yosua mengenai hal ini?
Orang tua Brigadir Yosua ternyata tidak keberatan jika Bharada Richard Eliezer kembali ke institusi Polri setelah menjalani pidananya.
Ayahanda Brigadir J, Samuel Hutabarat menyerahkan keputusan penarikan Bharada Elizer kepada institusi Polri.
“Itu adalah suatu peraturan di instansi pemerintahan atau kepolisian. Kami ikuti saja proses yang ada di kepolisian,” kata Samuel di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
Senada dengan suaminya, Rosti Simanjuntak juga tidak mempersoalkan kembalinya Bharada Eliezer ke kepolisian.
Pertimbangan keluarga merestui Bharada Eliezer dijelaskan oleh penasehat hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Menurut Kamaruddin, pihaknya telah mendiskusikan hal itu saat bertemu dengan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto di Bareskrim siang tadi.
Ia mengatakan pihak keluarga dan penasehat hukum meminta supaya Bharada Eliezer divonis di bawah lima tahun.
“Kabareskrim sangat mengapresiasi sikap keluarga maupun penasehat hukum,” kata Kamaruddin.
Di mata keluarga, kata Kamaruddin, Eliezer merupakan sosok orang baik yang perlu dilindungi, setelah mengakui perbuatannya dan mau mengungkap kebenaran dengan menjadi justice collaborator (JC).
Kamaruddin mengaku, pihaknya turut mendorong penasehat hukum Bharada Eliezer agar menjadikan mantan ajudan Ferdy Sambo tersebut sebagai justice collaborator dalam mengungkap kasus tersebut.
“Jadi kami dengan sadar, dan meminta juga Eliezer memang harus jadi JC, ketika terjadi perdebatan sewaktu Kejaksaan Agung dengan timnya tidak mau mengaku sebagai JC, saya benar-benar memperjuangkan dengan rekan-rekan bahwa Eliezer adalah JC,” kata Kamaruddin.