Kisah Pekerja Muslim di Prancis Korban Islamofobia: Dijauhi Rekan Kerja karena Protes Diskriminasi

Suara Sumatera | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2023 | 20:04 WIB
Kisah Pekerja Muslim di Prancis Korban Islamofobia: Dijauhi Rekan Kerja karena Protes Diskriminasi
Seorang wanita yang mengenakan jilbab dan masker pelindung berjalan di alun-alun Trocadero dekat Menara Eiffel di Paris, Prancis, 2 Mei 2021. Islamofobia di Prancis meningkat. (ANTARA/Reuters/Gonzalo Fuentes/as)

Suara Sumatera - Islamofobia di Prancis makin meningkat dalam beberapa waktu belakangan. Ini mendorong pekerja profesional Muslim yang sangat terampil mencari peluang kerja di negara lain.

Menurut para ahli, pekerja profesional Muslim memilih pindah dari Prancis ke negara yang lebih toleran yang mau menerima agama mereka.

Prancis adalah negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di Eropa, tetapi sebuah penelitian yang dibuat University of Lille menunjukkan banyak Muslim berpendidikan tinggi justru memilih meninggalkan Prancis menuju Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Dubai.

Setelah melakukan survei terhadap 1.074 Muslim yang meninggalkan Prancis, Profesor Olivier Esteves yang memimpin penelitian itu menyebutkan lebih dari dua pertiga responden mengaku pindah dari Prancis agar bisa menjalankan agama mereka dengan lebih bebas, sementara 70 persen mengaku  pergi dari Prancis guna menghindari rasisme dan diskriminasi.

Esteves menyimpulkan kaum profesional Muslim berketerampilan dibutuhkan, sudah muak dengan perlakukan yang mereka dapatkan di Prancis.

“Ironisnya, Prancis membiayai pendidikan orang-orang ini, tetapi negara kehilangan talenta-talenta berketerampilan tinggi itu karena Islamofobia yang sudah melembaga dan meluas,” kata Esteves.

Natasa Jevtovic, manajer keuangan proyek berusia 38 tahun, pindah dari Prancis ke Inggris pada 2020 dengan harapan bisa menjalankan agamanya dengan lebih mudah dan ditawari kesempatan kerja yang lebih baik yang sesuai dengan keahliannya.

Keputusan Jevtovic untuk pindah tak sia-sia. Sejak pindah ke London, dia telah beberapa kali dipromosikan, bahkan kini berpenghasilan dua kali lipat.

Jevtovic sempat mengalami komentar rasis di bank terkemuka di Prancis. Dia malah diancam dipecat manajernya karena menuduh rekan-rekan kerjanya melakukan diskriminasi.

“Orang-orang menggunakan istilah rasis dan kemudian saya meminta mereka agar berhenti. Sejak itu, tak ada yang mau makan siang bareng saya. Tak ada yang mau berbicara dengan saya selama enam bulan, saya diboikot," kata Jevtovic kepada Anadolu.

Jevtovic hanyalah salah satu dari banyak profesional Muslim sangat terampil yang tidak merasa diterima di Prancis sehingga memutuskan pindah dan menggunakan keterampilan mereka di tempat yang lebih menghargai mereka. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resahkan Warga Pulau Simeulue, Seorang WNA Prancis Diamankan

Resahkan Warga Pulau Simeulue, Seorang WNA Prancis Diamankan

Sumut | Senin, 13 Maret 2023 | 16:14 WIB

Regulasi Drawing Piala Dunia U-20 2023: Timnas Indonesia Takkan Hadapi Prancis hingga Israel di Fase Grup

Regulasi Drawing Piala Dunia U-20 2023: Timnas Indonesia Takkan Hadapi Prancis hingga Israel di Fase Grup

Bola | Senin, 13 Maret 2023 | 14:33 WIB

Karim Benzema Serang Didier Deschamps: Badut dan Pembohong!

Karim Benzema Serang Didier Deschamps: Badut dan Pembohong!

Bola | Senin, 13 Maret 2023 | 10:30 WIB

Profil Youssouf Ndayishimiye, Bek Tangguh Burundi yang Siap Sulitkan Lini Depan Timnas Indonesia

Profil Youssouf Ndayishimiye, Bek Tangguh Burundi yang Siap Sulitkan Lini Depan Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:00 WIB

Bule Prancis Ngamuk di Bandara Ngurah Rai Merasa Pesawatnya Tak Aman

Bule Prancis Ngamuk di Bandara Ngurah Rai Merasa Pesawatnya Tak Aman

Bali | Kamis, 09 Maret 2023 | 14:59 WIB

Terkini

Tak Hanya Tingkatkan Gizi Anak Sekolah, MBG Juga Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu

Tak Hanya Tingkatkan Gizi Anak Sekolah, MBG Juga Dongkrak Penghasilan Pekerja Pabrik Tahu

Jatim | Senin, 20 April 2026 | 20:18 WIB

Terancam 10 Tahun Penjara Tapi Hanya Tahanan Kota, Mahasiswa Pertanyakan Proses Hukum Julia Tobing

Terancam 10 Tahun Penjara Tapi Hanya Tahanan Kota, Mahasiswa Pertanyakan Proses Hukum Julia Tobing

Jabar | Senin, 20 April 2026 | 20:16 WIB

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

News | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Segala Bentuk Keajaiban

Segala Bentuk Keajaiban

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Luka yang Tak Pernah Sembuh dalam Novel Human Acts

Luka yang Tak Pernah Sembuh dalam Novel Human Acts

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 20:10 WIB

7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang

7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 20:05 WIB

Pembangunan 103 Hunian Tetap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei

Pembangunan 103 Hunian Tetap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei

Sumut | Senin, 20 April 2026 | 20:02 WIB

9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS

9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 20:00 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB