Setahun Rawat Inap di Rumah Sakit, Bayi Kembar Aliah Dan Afifah di Lampung Berhasil Dipisahkan

Suara Sumatera | Suara.com

Minggu, 19 Maret 2023 | 15:41 WIB
Setahun Rawat Inap di Rumah Sakit, Bayi Kembar Aliah Dan Afifah di Lampung Berhasil Dipisahkan
Bayi kembar Aliah dan Afifah berhasil dipisahkan. (Antara)

Suara Sumatera - Bayi Aliah dan Afifah, bayi kembar identik berusia 13 bulan telah berhasil dipisahkan.

Bayi kembar siam ini tidak lagi harus saling bergantung satu sama lain. Kedua putri Mutiani, warga Desa Karang Sari, Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara, itu telah menjalani operasi pembedahan yang cukup berisiko dan rumit dengan hasil yang memuaskan.

Tim dokter dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung bersama Rumah Sakit Umum Daerah Dokter (RSUD) dr Soetomo, Surabaya, berjibaku di ruang operasi sekitar 5 jam lamanya. Bayi mungil Aliah dan Afifah yang berdempet, akhirnya bisa dipisahkan.  

Suara dentingan ventilator serta peralatan rumah sakit disertai wewangian khas rumah sakit yang keluar dari lorong-lorong, sudah tak asing lagi bagi kedua bayi kembar siam beradu dada depan (xipho-omphalopagus) itu. Sebab, rumah sakit telah menjadi rumah kedua mereka, sejak kedatangan pertamanya pada usia tiga hari.  

Janin dari bayi dengan kondisi khusus itu telah menjadi perhatian petugas medis sejak dalam kandungan sang ibu, hingga proses kelahirannya. Bayi itu pun kemudian harus menginap di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dua bayi perempuan itu harus melewati masa observasi cukup lama, yakni selama satu tahun, sembari menunggu sistem organ dan metabolismenya memadai untuk menerima prosedur bedah. Di sisi lain, tim dokter rumah sakit rujukan utama di Lampung pun terus mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan operasi pemisahan.

Tepat pada 4 Februari di hari ulang tahun pertama anak ketiga dari ibu Mutiani itu, tim dokter memutuskan untuk melakukan proses bedah anak pada satu bulan mendatang, tepatnya pada 15 Maret 2023

Setelah melewati beragam kesiapan alat maupun sumber daya manusia, operasi pun dilaksanakan. Prosedur bedah anak itu awalnya diperkirakan akan berlangsung selama 12 jam.  Tim dokter sebanyak 70 orang, terlibat dalam operasi tersebut.

Ternyata, dalam pelaksanaannya tim bedah anak kembar siam hanya membutuhkan waktu 5 jam. Tepat pukul 07.00 WIB pasien anak itu masuk ke ruang operasi, dan sayatan pertama menandakan dimulainya pelaksanaan operasi dilakukan tepat pukul 11.00 WIB.

Rincian waktu pelaksanaan bedah yang meliputi proses pemisahan hati yang menyatu memakan waktu hingga 2 jam.Kemudian, pemisahan tulang dada bagian bawah selama 1 jam, dan penutupan dinding dada serta perut yang dilakukan di ruang terpisah, berlangsung selama 2 jam.

Pelaksanaan operasi bedah anak kembar siam ini meski tidak mengalami kendala berarti, namun tim dokter mengaku sempat khawatir terjadi pendarahan saat pelaksanaan operasi pemisahan hati.

“Pelaksanaan operasi berjalan dengan lancar dan kedua bayi berhasil dipisahkan. Yang cukup sulit serta berisiko dalam pelaksanaan operasi tersebut saat memisahkan hati yang posisinya menyatu. Sebab, banyak pembuluh darah serta berisiko mengalami pendarahan dan ini berkaitan dengan organ lainnya," kata  Ketua Tim Bedah Kembar Siam RSUDAM dr. Billy Rosan Sp.BA.

Meski dengan tingkat risiko tinggi, akhirnya operasi kedua bayi berhasil dilakukan. Kondisi kedua bayi yang di rawat di ruang kuning dan merah untuk membedakan keduanya,  dalam keadaan stabil dengan pengawasan intensif tim dokter selama 48 jam.

Jika terus dalam keadaan stabil, diperkirakan dapat kembali ke kediamannya pada hari kelima pascaoperasi. Namun, dalam satu tahun pertama kedua bayi kembar siam yang berhasil dipisahkan itu harus tetap menjalani pemeriksaan rutin tiap bulan guna  memantau kondisi organ tubuh pascaoperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sabtu Ini Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Masyarakat Diminta Tidak Mendekat

Sabtu Ini Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Masyarakat Diminta Tidak Mendekat

News | Sabtu, 18 Maret 2023 | 23:00 WIB

3 ASN Kejari Bandar Lampung  Tersangka Korupsi Dana Tukin Huni Sel Mapenaling

3 ASN Kejari Bandar Lampung Tersangka Korupsi Dana Tukin Huni Sel Mapenaling

Lampung | Sabtu, 18 Maret 2023 | 19:22 WIB

5 Fakta Perampokan Sadis di Bank Lampung: Korban Ditembak, Pelaku Pasien Rumah Sakit Jiwa?

5 Fakta Perampokan Sadis di Bank Lampung: Korban Ditembak, Pelaku Pasien Rumah Sakit Jiwa?

News | Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:07 WIB

Motif Ekonomi dan Narkoba di Balik Perampokan Bank Arta Kedaton Makmur

Motif Ekonomi dan Narkoba di Balik Perampokan Bank Arta Kedaton Makmur

Lampung | Sabtu, 18 Maret 2023 | 13:27 WIB

Ketergantungan Putau, Ini Motif Perampok Beraksi di Bank Arta Kedaton Makmur

Ketergantungan Putau, Ini Motif Perampok Beraksi di Bank Arta Kedaton Makmur

Lampung | Jum'at, 17 Maret 2023 | 19:58 WIB

Terkini

Hotel di Indonesia Kian Diminati, Wisatawan Lokal Jadi Penggerak Utama Pariwisata di 2025

Hotel di Indonesia Kian Diminati, Wisatawan Lokal Jadi Penggerak Utama Pariwisata di 2025

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat

Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

Hector Souto Tak Targetkan Juara di Piala AFF Futsal 2026, Fokus Performa Tim

Hector Souto Tak Targetkan Juara di Piala AFF Futsal 2026, Fokus Performa Tim

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 07:54 WIB

Duit di Bawah Rp90 Jutaan Bisa Dapat Suzuki Ignis Tahun Berapa?

Duit di Bawah Rp90 Jutaan Bisa Dapat Suzuki Ignis Tahun Berapa?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 07:53 WIB

59 Kode Redeem FF Terbaru 2 April 2026, Kesempatan Klaim AK47 dan Incubator Voucher

59 Kode Redeem FF Terbaru 2 April 2026, Kesempatan Klaim AK47 dan Incubator Voucher

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 07:53 WIB

Warga Gorontalo Berhamburan Saat Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Begini Penjelasan BMKG

Warga Gorontalo Berhamburan Saat Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Begini Penjelasan BMKG

Sulsel | Kamis, 02 April 2026 | 07:53 WIB

4 Zodiak Bakal Sukses dalam Asmara pada 2 April 2026, Hubungan Cinta Menguat!

4 Zodiak Bakal Sukses dalam Asmara pada 2 April 2026, Hubungan Cinta Menguat!

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 07:49 WIB

Hasil Undian Grup Piala Dunia 2026: Prancis Dapat Lawan Berat, Argentina Lebih Ringan

Hasil Undian Grup Piala Dunia 2026: Prancis Dapat Lawan Berat, Argentina Lebih Ringan

Bola | Kamis, 02 April 2026 | 07:49 WIB