Suara Sumatera - Orgasme pada perempuan ternyata tak sekadar mencapai puncak kenikmatan. Lebih dari itu, orgasme membantu perempuan dapat segera punya anak.
"Orgasme bisa menarik sperma lebih cepat untuk membuahi telur. Kalau tidak bisa memuaskan dan membuat orgasme mengurangi kemungkinan hamil 15-30 persen," kata spesialis kandungan dan seksolog, dokter Boyke Dian Nugraha di akun YouTube Kacamata dr.Boyke yang diunggah 12 April 2023.
Menurutnya, untuk bisa cepat hamil, baik laki-laki maupun perempuan juga harus sehat. Untuk itu ia menyarankan agar bisa menghindari kebiasaan merokok. Menurut Dokter Boyke dengan merokok akan membuat indung telur sulit menghasilkan telur.
"Bagi laki-laki yang merokok (sperma) melihat telur bukan didatengin malah gemeter," kata Dokter Boyke.
Seperti diketahui, dikutip dari Verry Well Mind, teori yang dijelaskan oleh dokter Boyke juga kerap dikenal dengan teori upsuck. Hipotesis ini menyatakan bahwa kontraksi rahim yang terjadi saat orgasme membantu "menyedot" air mani yang tersimpan di vagina, dekat leher rahim.
Orgasme kemudian membantu memindahkan sperma melalui rahim dan saluran tuba.
Satu penelitian benar-benar mengukur jumlah air mani yang "mengalir kembali" (berapa banyak air mani yang keluar setelah berhubungan seks). Mereka menemukan bahwa saat orgasme perempuan terjadi satu menit atau kurang sebelum ejakulasi pria, retensi sperma lebih besar. Jika orgasme perempuan tidak terjadi dalam semenit setelah ejakulasi pria—khususnya sebelum ejakulasi pria—retensi sperma yang lebih rendah terjadi.
Bagaimana jika orgasme terjadi setelah ejakulasi pria? Peneliti menemukan bahwa selama perempuan mengalami orgasme hingga 45 menit setelahnya, retensi sperma lebih tinggi. Namun, penelitian ini tidak melihat tingkat kehamilan. Jika tingkat kehamilan lebih tinggi dengan orgasme perempuan, tidak jelas berapa banyak.
Baca Juga: Nggak Kuat Puasa Hubungan Seks 6 Minggu, Melaney Ricardo: Gue Takut, Rahim Habis Dicoplok Keluar