Lima Kesalahpahaman AI Generatif di Perusahaan

Suara Sumatera

Selasa, 09 Mei 2023 | 15:36 WIB
Lima Kesalahpahaman AI Generatif di Perusahaan
Ilustrasi Google. (Pexels)

Suara Sumatera - Sejumlah perusahaan berlomba-lomba menawarkan layanan AI generatif, salah satunya Google Cloud. 

Sejak meluncurkan kemampuan AI generatif terbaru, Google Cloud menghadiri sejumlah pertemuan dengan organisasi untuk membahas bagaimana mereka dapat membawa teknologi itu ke dalam bisnis.

Dalam keterangan tertulis, Selasa (9/5/2023), berikut lima kesalahpahaman yang telah Google tangani ketika terlibat dengan perusahaan untuk membantu mereka mengungkap teknologi yang berkembang pesat ini.

1. Satu model untuk mengendalikan semuanya

Pemahaman tentang menggunakan satu model bahasa besar (LLM) atau satu jenis model AI generatif akan menggeneralisasikan semua kasus adalah mitos. Pasar teknologi kini banyak dikendalikan oleh segelintir perusahaan. Sifat dasar AI generatif, terutama untuk perusahaan, akan menunjukkan ribuan model atau lebih.

Alasannya beragam. Namun yang jelas beberapa model unggul dalam meringkas. Ada pula yang unggul dalam kesimpulan berbentuk poin-poin, dan ada yang unggul dalam pemaparan. Karena setiap industri atau departemen memiliki cara yang berbeda untuk mengungkapkan pengetahuan mereka, hal ini harus dipertimbangkan saat memilih model AI anda.

2. Lebih besar lebih baik

Model AI generatif menghabiskan banyak sumber daya komputasi. Besarnya perputaran dana yang diperlukan oleh sebuah perusahaan dalam membuat model pondasi, adalah salah satu bukti pengeluaran biaya yang tinggi.

Biaya komputasi yang berpotensi tinggi adalah salah satu alasan mengapa menggunakan model yang tepat untuk suatu pekerjaan itu sangat penting. Semakin besar modelnya, semakin banyak biaya untuk kueri.

baca juga

Model perusahaan Anda tidak perlu mengetahui kata-kata dari setiap lagu Taylor Swift untuk menghasilkan ringkasan tentang target penjualan kuartal berikutnya. Konteks itu bagaikan raja dan Anda harus selektif dalam seberapa banyak IQ yang dibutuhkan sebuah model untuk penggunaan Anda.

3. Hanya saya dan bot saya

Sama seperti gerakan "bring your own device" dan "bring your own app" di masa lalu yang menimbulkan kekhawatiran "shadow IT", beberapa lembaga keuangan telah menutup akses ke AI generatif yang tersedia untuk umum, karena khawatir model ini dapat membocorkan informasi hak milik.

Katakanlah sebuah bank sedang menjajaki merger untuk klien industri besar, dan seseorang di departemen merger dan akuisisi (M&A) menanyakan model publik dan bertanya: "Apa saja target pengambilalihan yang baik untuk Perusahaan XYZ?" Jika informasi itu berkontribusi pada data pelatihan model publik, layanan dapat dilatih untuk menjawab pertanyaan ini untuk siapa saja. Secara default, layanan Google Cloud AI tidak menggunakan data pribadi seperti ini.

Sebagian besar perusahaan yang Google undang untuk berdiskusi, mengkhawatirkan keamanan pertanyaan yang mereka ajukan kepada model, konten yang dilatih oleh model ini, dan hasilnya. 

4. Apakah saya dapat selalu mempercayai bot saya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Luncurkan Gmail Centang Biru, Apa Manfaatnya?

Google Luncurkan Gmail Centang Biru, Apa Manfaatnya?

Your Say | Jum'at, 05 Mei 2023 | 13:35 WIB

Awas! Ada Scam Baru Pakai Nama Gmail

Awas! Ada Scam Baru Pakai Nama Gmail

Tekno | Kamis, 04 Mei 2023 | 08:40 WIB

Cara Melacak Lokasi Pasangan Pakai Google Maps, Ikut 5 Langkah Mudah Ini!

Cara Melacak Lokasi Pasangan Pakai Google Maps, Ikut 5 Langkah Mudah Ini!

Tekno | Kamis, 04 Mei 2023 | 08:05 WIB

Cara Buka Google Form di HP dan Langkah Membagikannya

Cara Buka Google Form di HP dan Langkah Membagikannya

Tekno | Rabu, 03 Mei 2023 | 13:42 WIB

Cara Buat Kuesioner di Google Form untuk  Skripsi, Tesis dan Tugas Kuliah

Cara Buat Kuesioner di Google Form untuk Skripsi, Tesis dan Tugas Kuliah

Tekno | Rabu, 03 Mei 2023 | 09:59 WIB

Terkini

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

×