Suara Sumatera - Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut proyek lampu jalan yang selama ini disebut lampu pocong sebagai proyek gagal.
Menantu Presiden Jokowi ini meminta agar kontraktor mengembalikan dana yang telah digelontorkan untuk proyek tersebut.
"Kita akan tagihkan seluruh anggaran APBD yang sudah keluar untuk proyek lampu jalan ini agar ditagih kembali," kata Bobby kepada wartawan, Selasa (9/5/2023).
Ayah Penambahan Al Nahyan Nasution atau disapa Ketua Nahyan ini menyampaikan, total anggaran pengerjaan proyek lampu jalan itu senilai Rp 25 miliar. Sedangkan yang sudah dibayarkan kepada pihak ketiga sebesar Rp 21 miliar.
"Jadi anggaran Rp 21 miliar itu harus dikembalikan. Karena proyek ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh dianggap total loss mulai dari material maupun jarak antar lampu tidak sesuai dengan spek," ungkap Bobby.
Dinas SDABMBK Kota Medan ditunjuk sebagai pihak yang akan melakukan penagihan uang dari kontraktor tersebut. Sementara bangunan-bangunan yang sudah terpasang harus dibongkar oleh pemiliknya. Hal ini dikarenakan belum diserahkan kepada Pemko Medan.
"Silahkan bongkar sendiri, karena kalau kita bongkar, nanti kita dikira nyuri pula. Silahkan bongkar sendiri, besinya ada di situ, semennya dan bentuknya yang seperti pocong itu silahkan ambil," jelas Bobby.
Terkait sanksi, Bobby mengaku akan dibentuk tim adhoc untuk melihat bagaimana kelalaian ASN Pemko Medan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (kini Dinas SDABMBK) Kota Medan yang dulunya menangani proyek ini.
"Yang bertanggung jawab adalah ASN yang sebelumnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Meski dinasnya sudah dileburkan, manusianya masih ada. Jadi masih bisa kita minta pertanggungjawabannya," katanya.