sumatera

Denny Sumargo Non Muslim Kirim Doa Al-Fatihah Buat Almarhum Ayah yang Islam, Buya Yahya: Tak Ada Arti!

Suara Sumatera Suara.Com
Selasa, 20 Juni 2023 | 08:14 WIB
Denny Sumargo Non Muslim Kirim Doa Al-Fatihah Buat Almarhum Ayah yang Islam, Buya Yahya: Tak Ada Arti!
Denny Sumargo (Suara.com)

Suara Sumatera - Denny Sumargo berbeda agama dengan almarhum ayahnya, Chang Bin Bandaro. Youtuber itu memeluk Katolik, sedangkan sang ayah beragama Islam.

Perbedaan agama tak membuat Densu, sapaan akrab Denny Sumargo, melupakan ayahnya yang telah meninggal dunia. Dia masih rutin berziarah ke makam ayahnya sampai sekarang.

Denny Sumargo bahkan juga hafal surat Al-Fatihah. Surat ini biasanya dilantunkan saat mendoakan ayahnya agar mendapat tempat terindah di sisi Tuhan. 

"Kalau yang tahu kenapa gue hafal doa Al-Fatihah, itu karena dulu gue doain bapak gue dengan Al-Fatihah juga walaupun gue non (non muslim)," kata Denny Sumargo dalam video di akun TikTok-nya baru-baru ini.

"Menurut gue setiap doa itu ada niat baik dari hati, caranya mungkin beda-beda tapi gue percaya Tuhan lihat hati orang," ujar Densu lagi.

Lantas, apa hukum non-muslim melantunkan ayat Alquran, seperti yang dilakukan Denny Sumargo? 

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau yang dikenal Buya Yahya pernah menjawab pertanyaan serupa. Si penanya bertanya bagaimana hukum orang non-muslim bersalawat, apakah diterima Allah atau tidak.

Saat menjawab pertanyaan tersebut, Buya Yahya juga menyinggung hukum non-muslim yang membaca Alquran.

"Jika ada orang non-muslim, jangankan membaca salawat, membaca Alquran, hafal Alquran sekalipun, mengumandangkan dengan suara yang merdu, tetapi setelah membaca Alquran dia (masih) menuhankan selain Allah, maka semua bacaannya tidak ada artinya," kata Buya Yahya dikutip dari Youtube Al-Bahjah TV, Selasa (21/6/2023).

Baca Juga: CEK FAKTA: Tolak Timnas Argentina ke Indonesia, Anies Dipermalukan Erick Thohir di TV

Pasalnya, Buya Yahya melanjutkan, apa yang dilantunkan orang tersebut hanya sekadar menjadi bacaan. Sehingga, tak ada nilai atau pahala yang didapat.

"Karena itu sekadar bacaan bagi dia, bukan sebuah keyakinan. Karena apa? Setelah dia melantunkan itu semuanya, tetap kembali kepada keyakinannya dan dia di saat membacapun dalam keyakinannya," ujar Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI