Miss V Muncrat Saat Orgasme, Benarkah Tanda Bahaya?

Suara Sumatera Suara.Com
Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:25 WIB
Miss V Muncrat Saat Orgasme, Benarkah Tanda Bahaya?
ilustrasi vagina atau miss v (Shutterstock)

Suara Sumatera - Orgasme merupakan klimaks dari aktivitas hubungan seksual. Biasanya, pasangan akan merangsang titik-titik sensitif yang mendorong pasangannya mencapai orgasme.

Meski begitu, tanda orgasme setiap wanita berbeda-beda. Salah satunya adalah saat Miss V muncrat mengeluarkan air squirting setelah mencapai klimaks usai berhubungan seks.

Psikolog Klinis Dewasa, Inez Kristanti menjelaskan cairan yang keluar bukanlah air seni atau air kencing, melainkan cairan encer yang disebut dengan squirting. Tapi yang perlu dicatat, tidak semua perempuan mengeluarkan cairan ini.

"Cairan encer namanya squirting. Tapi nggak selalu dan nggak semua cewek begini. Ada yang udah klimaks tapi juga nggak keluar apa-apa, dan itu nggak apa-apa loh," papar Inez melalui konten edukasi di Instagram yang diunggah pada 25 September 2022.

Inez menambahkan, squirting ini bentuknya tidak selalu memancar atau muncrat, tapi bisa seperti cairan yang hanya sekedar membasahi Miss V.

Jika melihat adegan Miss V memancarkan cairan yang sangat deras hingga banjir di film 'dewasa', bisa jadi itu dilakukan dengan trik atau tipuan sebagai efek dramatis untuk penonton.

"Bisa jadi yang keluar itu air seni. Soalnya squirting itu kebanyakan sifatnya nggak disengaja. Dan kita nggak bisa perintahkan diri kita sendiri untuk squirt kapanpun kita mau," pungkas Inez.

Melansir Haute Living, Kamis (22/6/2023) fenomena squirting sudah ada sejak zaman KamaSutra yaitu pada 200 hingga 400 Masehi, dan kerap disebut sebagai air mani perempuan.

Adapun squirting terdiri dari cairan kelenjar skene ditambah dengan urine atau air seni. Fenomena ini bisa terjadi sebelum, selama atau setelah orgasme. Namun hingga saat ini tidak ada satupun metode yang dipastikan bakal menyebabkan squirting pada perempuan.

Baca Juga: 3 Alasan Wanita Pura-Pura Orgasme, Pria Harus Tahu!

Pakar Pengobatan Seksual Wanita, dr. Adrienne Lara menyebutkan squirting bukan berarti membuat orgasme jadi lebih dramatis. Tapi yang pasti bisa membuat pengalaman berhubungan seks, lebih unik, asik dan tidak biasa. Apalagi buat yang baru pertama kali merasakannya.

"Squirting tidak boleh menjadi tujuan dari hubungan seksual. Tapi seks harus dilihat sebagai kesenangan fisik dan emosional yang menggairahkan, dan squirting bukan tolok ukur kesuksesan berhubungan seks," tegas dr. Adrienne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI