Suara Sumatera - Banyak pria yang mengalami Mr P atau penis mengkerut. Kondisi ini paling tampak saat 'pusaka' pria itu tidak ereksi.
Mengutip Alodokter, jika melihat kerutan di Mr P bertambah banyak, khususnya jika memiliki aktivitas onani yang berlebihan, hal tersebut bisa menjadi pertanda iritasi kulit.
Mr P berkerut juga bisa disebabkan karena kekurangan cairan atau nutrisi tertentu, riwayat peradangan di kulit penis, xerosis, perubahan berat badan yang terlalu drastis, dan sebagainya.
Bukan cuma itu, Mr P mengkerut juga bisa dialami saat temperatur sedang rendah-rendahnya alias pada suhu yang dingin.
Seorang ahli urolog bernama Darius Paduch dari Weill Cornell Medicine menjelaskan, panjang penis seorang pria bisa menyusut hingga 50 persen saat berada di dalam suhu ruangan di bawah 15 derajat Celcius. Begitu juga dengan girth atau lingkar penisnya, ini akan menyusut hingga 20-30 persen.
"Saat Anda kedinginan, pembuluh darah Anda akan mengkerut, sehingga membatasi aliran darah ke penis juga. Makanya ukurannya juga jadi menyusut," terang Darius, dikutip dari Suara.com, Kamis (27/7/2023).
Untuk memperbaiki kondisi Mr P Anda, berikut yang perlu dilakukan.
- Hentikan kebiasaan onani berlebihan --- selain rentan memicu iritasi di kulit penis, tindakan ini bisa juga membuat Anda kecanduan, otak depan Anda menyusut, bahkan memicu kebosanan untuk melakukan hubungan seks yang sesungguhnya
- Jaga Mr P dan sekitarnya agar selalu bersih
- Tidak mengenakan celana yang terlalu ketat dan kasar bahannya
- Tidak sembarangan menggunakan sabun atau perawatan lain di sekitar penis
- Jaga berat badan supaya ideal, jangan terlalu kurus
- Banyak minum air putih serta makan makanan dengan gizi seimbang
- Buat suhu tubuh menjadi lebih hangat
Baca Juga: Hukum Janda Masturbasi Pakai Alat Bantu Seks, Bolehkah dalam Islam?