Suara Sumatera - Tembok kamar mandi yang berada di area sekolah dasar (SD) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, menimpa tiga orang siswa.
Akibat kejadian itu, salah seorang siswa bernama Radit Pratama Harahap (11) meninggal dunia. Sementara dua siswa, yaitu Ridwan Muda (10) mengalami patah kaki dan Febri Novianti Hasibuan (11) mengalami luka memar di kening dan badan.
Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni mengatakan peristiwa terjadi di SD Negeri 102180 Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak, kemarin pagi.
Awalnya para siswa yang telah hadir di sekolah disuruh membantu membuang sampah pohon mahoni yang ditebang di area sekolah. Sampah pohon itu lalu dibuang ke belakang sekolah, tepatnya di sebelah kamar mandi yang telah lama tidak digunakan.
"Guru meminta kepada murid yang telah hadir membersihkan dan membuang sampah dari pohon mahoni yang ditebang di area sekolah," katanya Rabu (2/8/2023).
Saat korban tengah membuang sampah di lokasi itu, tiba-tiba tembok kamar mandi roboh dan menimpa ketiganya. Guru yang melihat berupaya menolong korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat.
"Siswa bernama Radit meninggal dunia akibat benturan di badan dan kepalanya. Korban telah dibawa ke rumah duka," ungkapnya.
Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan memeriksa saksi-saksi. Polisi juga menemukan runtuh ukuran lebar 1,5 meter dan tinggi 2 meter, bercak darah dan 3 topi.
"Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan," katanya.
Baca Juga: Sosok Sigit Winarto, eks Dirut Istaka Karya yang Kini Jabat PT JIEP