Suara Sumatera - Masturbasi dan onani merupakan aktivitas normal bagi pria maupun wanita. Rata-rata mereka yang melakukan masturbasi adalah yang belum menikah atau memiliki pasangan.
Onani dapat menurunkan risiko penularan penyakit kelamin atau infeksi menular seksual (IMS). Namun, bila kecanduan onani, dampaknya juga cukup buruk.
Lantas, apakah sering masturbasi akan menyebabkan sperma habis? Ketakutan itu ternyata juga sering dirasakan kaum pria. Lebih-lebih jika candu masturbasi hingga setiap hari.
Mengutip Suara.com yang melansir laman Man Matters, masturbasi terlalu sering tidak akan membuat sperma menjadi habis. Pasalnya, setiap harinya pria dapat memproduksi jutaan sperma. Oleh sebab itu, jika pria mengeluarkan sperma setiap hari maka tidak akan habis.
Sementara itu, pria dapat ejakulasi 1-5 kali setiap harinya. Namun, tidak bisa dipungkiri, dalam penelitian bertajuk “ Pengaruh Frekuensi Ejakulasi pada Parameter Seminal ”, ditemukan, pria yang melakukan masturbasi selama 14 hari berturut-turut mengalami penurunan jumlah sperma. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan memberikan dampak buruk atau membuat sperma habis.
Selain itu, masturbasi berlebihan bukan berdampak pada jumlah sperma di dalam tubuh pria, melainkan hal lainnya. Dengan keseringan masturbasi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini juga bisa memengaruhi gairah seksual pria tersebut.
Beberapa pria yang terlalu sering melakukan masturbasi ini juga bisa sebabkan berbagai masalah di antaranya:
- Kelemahan dan kelelahan pada tubuh
- Ejakulasi dini
- Kram otot
- Perubahan suasana hati
- Kemalasan
- Arik atau kesulitan untuk tidur
Meski demikian masturbasi dan mengeluarkan sperma ini bukanlah hal buruk. Pasalnya, masturbasi dan mengeluarkan sperma ini membantu menghilangkan stres dan memberikan hormon bahagia seperti oksitosin dan dopamin.
Baca Juga: Pornografi Rusak Kesehatan Mental, Candu Masturbasi Bikin Jerawat Makin Parah?
Oksitosin akan membantu pria tersebut terhindar dari stres. Hormon ini juga menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan pertumbuhan. Hal ini juga meningkatkan prospek penyembuhan. Sementara Dopamin memberikan kesenangan dan kepuasan bagi orang tersebut.
Namun, para pria juga harus tahu kalau melakukan masturbasi berlebihan bukan hal baik. Sebab hal tersebut, pria harus bisa mengontrolnya agar tidak berlebihan. Hal ini juga demi kemampuan seksualnya agar selalu baik.