sumatera

Fakta Kecanduan Onani Bisa Bikin Sperma Habis, Benarkah?

Suara Sumatera Suara.Com
Jum'at, 29 September 2023 | 17:16 WIB
Fakta Kecanduan Onani Bisa Bikin Sperma Habis, Benarkah?
Ilustrasi masturbasi. (Shutterstock)

Suara Sumatera - Masturbasi dan onani merupakan aktivitas normal bagi pria maupun wanita. Rata-rata mereka yang melakukan masturbasi adalah yang belum menikah atau memiliki pasangan.

Onani dapat menurunkan risiko penularan penyakit kelamin atau infeksi menular seksual (IMS). Namun, bila kecanduan onani, dampaknya juga cukup buruk.

Lantas, apakah sering masturbasi akan menyebabkan sperma habis? Ketakutan itu ternyata juga sering dirasakan kaum pria. Lebih-lebih jika candu masturbasi hingga setiap hari.

Mengutip Suara.com yang melansir laman Man Matters, masturbasi terlalu sering tidak akan membuat sperma menjadi habis. Pasalnya, setiap harinya pria dapat memproduksi jutaan sperma. Oleh sebab itu, jika pria mengeluarkan sperma setiap hari maka tidak akan habis.

Sementara itu, pria dapat ejakulasi 1-5 kali setiap harinya. Namun, tidak bisa dipungkiri, dalam penelitian bertajuk “ Pengaruh Frekuensi Ejakulasi pada Parameter Seminal ”, ditemukan, pria yang melakukan masturbasi selama 14 hari berturut-turut mengalami penurunan jumlah sperma. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan memberikan dampak buruk atau membuat sperma habis.

Selain itu, masturbasi berlebihan bukan berdampak pada jumlah sperma di dalam tubuh pria, melainkan hal lainnya. Dengan keseringan masturbasi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini juga bisa memengaruhi gairah seksual pria tersebut.

Beberapa pria yang terlalu sering melakukan masturbasi ini juga bisa sebabkan berbagai masalah di antaranya:

- Kelemahan dan kelelahan pada tubuh
- Ejakulasi dini
- Kram otot
- Perubahan suasana hati
- Kemalasan
- Arik atau kesulitan untuk tidur

Meski demikian masturbasi dan mengeluarkan sperma ini bukanlah hal buruk. Pasalnya, masturbasi dan mengeluarkan sperma ini membantu menghilangkan stres dan memberikan hormon bahagia seperti oksitosin dan dopamin.

Baca Juga: Pornografi Rusak Kesehatan Mental, Candu Masturbasi Bikin Jerawat Makin Parah?

Oksitosin akan membantu pria tersebut terhindar dari stres. Hormon ini juga menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan pertumbuhan. Hal ini juga meningkatkan prospek penyembuhan. Sementara Dopamin memberikan kesenangan dan kepuasan bagi orang tersebut.

Namun, para pria juga harus tahu kalau melakukan masturbasi berlebihan bukan hal baik. Sebab hal tersebut, pria harus bisa mengontrolnya agar tidak berlebihan. Hal ini juga demi kemampuan seksualnya agar selalu baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI