Suara Sumatera - Munculnya isu duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 rupanya mendapat tanggapan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Megawati mengaku bingung dengan kemunculan kabar tersebut. Hal itu, ia sampaikan dalam penutupan Rakernas IV PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/9/2023).
"Saya sendiri sampai bingung loh, di media tiba-tiba dibilang begini (duet Ganjar-Prabowo), 'iya sudah ada persetujuan bahwa nanti Pak Prabowo jadi presidennya, Pak Ganjar jadi wakil presidennya'," ujarnya dikutip dari Antara.
Megawati pun mengaku tak dapat berbuat banyak terkait isu tersebut. Sebab, dirinya sebagai Ketua Umum PDIP tak pernah mendeklarasikan duet Ganjar-Prabowo.
"Aku terus di rumah melamun saja. Ini yang ngomong siapa ya? Aku kok ketua umum malah tidak mengerti, coba sudah tidak usah didengarkan," sebutnya.
Sebelumnya, pada Jumat (22/9/2023), pengamat politik dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menilai wacana duet antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024 tidak realistis.
"Saya melihat wacana duet Ganjar dan Prabowo itu kurang realistis," terang Saidiman, Jumat (29/9/2023).
Menurut Saidiman, Ganjar dan Prabowo sangat kompetitif dan berpeluang memenangi Pilpres 2024. Dia pun meyakini kedua tokoh yang diusung sebagai bakal calon presiden (capres) tersebut tidak mau menjadi orang nomor dua atau bakal calon wakil presiden (cawapres).
"Keduanya juga berasal dari partai terbesar dan sekarang mendapatkan efek ekor jas dari popularitas Ganjar dan Prabowo sebagai (bakal) calon presiden," jelasnya. (Antara)
Baca Juga: Doa Teruntuk Korban Kanjuruhan Bergema di Stadion Jakabaring: Kami Masih Berduka