sumatera

Seksolog Bongkar Fakta Pria Sulit Orgasme Ulah Sering Nonton Film Porno, Benarkah?

Suara Sumatera Suara.Com
Senin, 09 Oktober 2023 | 15:18 WIB
Seksolog Bongkar Fakta Pria Sulit Orgasme Ulah Sering Nonton Film Porno, Benarkah?
Ilustrasi penis / Mr P lelaki (Shutterstock)

Suara Sumatera - Sejumlah perempuan mengeluhkan suaminya sulit klimaks atau orgasme gara-gara menonton film porno. Buntutnya, bercinta di ranjang pun jadi tidak menyenangkan lagi dan menimbulkan rasa sakit.

Seksolog, dr. Haekal Anshari membenarkan bahwa ada beberapa lelaki yang butuh waktu lama untuk orgasme. Hasilnya, istri bisa kesakitan karena terlalu lama penetrasi sedangkan suami tidak kunjung klimaks atau ejakulasi.

Menurut dr. Haekal, kondisi yang keluhan tersebut merupakan kondisi ejakulasi tertunda alias delayed ejaculation adalah laki-laki yang membutuhkan rangsangan seksual selama 30 menit atau lebih untuk bisa mencapai orgasme dan ejakulasi.

"Salah satu faktor pemicunya adalah kemungkinan karena terlalu sering masturbasi dan terbiasa memberikan tekanan stimulasi yang tinggi, dengan tangannya sendiri sehingga menjadi kurang sensitif dengan stimulasi gesekan vagina," ujar dr. Haekal melalui edukasi di media sosial pribadinya dikutip dari Suara.com, Senin (9/10/2023).

Akibat fakta tersebut, beredar anggapan pornografi atau film porno memicu laki-laki sering bermasturbasi sehingga butuh waktu lebih lama mencapai orgasme dan ejakulasi saat melakukan hubungan seksual yang sebenarnya.

Tapi faktanya dari hasil penelitiannya bekerjasama dengan dr. Kevin Tandarto menunjukkan hubungan yang lemah antara lama orgasme dengan nonton film porno. Bahkan hasilnya cenderung tidak konsisten, dan terkadang tidak ada hubungan antara frekuensi penggunaan pornografi dan gejala ejakulasi terhambat atau tingkat keparahan ejakulasi terhambat.

"Ternyata yang berhubungan dengan kejadian ejakulasi terhambat adalah rasa cemas, depresi, kepuasan hubungan antara suami-istri, ketertarikan secara seksual, dan frekuensi masturbasi," papar dr. Haekal.

Meski tidak terkait signifikan antara film bokep dan susah orgasme, namun dr. Haekal menegaskan pornografi bisa merusak otak sehingga logika terganggu sehingga sulit bekerja dengan multitasking, emosi sulit terkendali hingga sulit membuat keputusan.

"Penggunaan pornografi setiap melakukan masturbasi akan membuat otak terbiasa dengan rangsangan seksual non organik yang akan mengganggu siklus respon seksual alami sehingga berisiko meningkatkan gangguan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, dan gangguan orgasme," pungkas dr. Haekal.

Baca Juga: Kisah Sopir Truk Punya 2 Penis, Bisa Sama-sama Klimaks dan Bikin Pasangan Ketagihan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI