Suara Sumatera - Sopir truk di Los Angeles ini punya kelainan. Dia memiliki dua Mr P alias penis yang jelas berbeda dengan pria pada umumnya.
Terlahir dengan dua penis, kehiduan seksual pria tersebut pun tak biasa. Kekasihnya mengaku suka dengan dua penisnya itu.
Pria itu, yang diidentifikasi hanya sebagai Tank, menderita diphallia, kelainan genetik di mana seorang pria dilahirkan dengan dua penis.
Menurut National Institutes of Health, kondisi ini sangat langka dan diperkirakan mempengaruhi kurang dari 1.000 pria dan anak laki-laki di seluruh Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara dengan Soft White Underbelly, Tank mengungkapkan bahwa dia dikirim ke pusat penahanan remaja setelah dihukum karena pembunuhan pada usia 12 tahun.
Tank masih perawan sampai dibebaskan dari tahanan pada usia 24 tahun dan mulai memanfaatkan organ ekstra setelah mendapatkan kebebasan.
“Perempuan tidak percaya ketika saya memberi tahu mereka bahwa saya punya dua Mr P, tapi kemudian saya membawa mereka ke kamar yang akan mereka lihat,” ungkapnya dalam wawancara video.
Tank juga membeberkan bahwa kondisi tersebut membuatnya bisa ejakulasi dari kedua penis pada saat yang sama. Bahkan, jika hanya salah satu penis yang distimulasi.
“Ketika saya melakukan penetrasi pada seorang perempuan, saya akan merasakan tetapi salah satu (penis saya) seperti di samping dan terasa seperti akan muncrat,” jelasnya.
Baca Juga: Hukum Janda Masturbasi Pakai Alat Bantu Seks, Bolehkah dalam Islam?
Pengemudi truk itu juga mengungkapkan bahwa beberapa perempuan menikmati perasaan kedua penisnya di dalam mereka pada saat yang sama - termasuk seorang kekasih yang terpikat pada sensasi itu.
Tank mengklaim dia bahkan mulai melakukan threesome setelah perpisahan mereka karena satu penis tidak bisa lagi memuaskannya.
"Dia ingin menjadi bintang porno dan dia ingin kami membuat video bersama," ungkap Tank. “Aku mungkin akan menghasilkan banyak uang…”
Namun, sebagian besar, penduduk asli LA mengklaim embel-embel tambahan terbukti bermasalah di kamar tidur.
Dia mengaku sulit untuk berhubungan seks hanya dengan satu penis pada satu waktu, sedangkan penggunaan dua penis menyakitkan bagi sebagian besar kekasihnya.
"Saya memutuskan untuk menjalani operasi," kata Tank. "Itu akan menyakiti beberapa perempuan."