sumatera

Cerita Luhut Binsar Pandjaitan Diseruduk Kerbau hingga Didoakan Presiden Soekarno Jadi Orang Besar

Suara Sumatera Suara.Com
Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:24 WIB
Cerita Luhut Binsar Pandjaitan Diseruduk Kerbau hingga Didoakan Presiden Soekarno Jadi Orang Besar
Luhut Binsar Panjaitan (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara Sumatera - Nama Luhut Binsar Pandjaitan selalu menjadi perbincangan di negara ini sejak 10 tahun terakhir. Menko Marves itu dikenal sebagai salah satu orang terdekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak periode pertama.

Luhut Binsar kerap mendapat tugas khusus dari Jokowi. Saat ini, Jenderal berdarah Batak itu sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Singapura.

Selain cerita soal kariernya di militer hingga menjadi bagian dari penguasa RI saat ini, cerita masa kecil Luhut juga tak kalah menarik. Berikut ulasan singkat tentang masa kecil Luhut Binsar Pandjaitan dikutip dari Suara.com.

Luhut Binsar Pandjaitan lahir pada 28 September 1947. Pria berusia 76 tahun ini menikah dengan seorang perempuan bernama Devi Simatupang yang memiliki peran penting dalam kehidupannya.

Luhut dan Devi dikaruniai sejumlah anak. Masing-masing, Paulus Pandjaitan, Paulina Panjaitan, Kerri Na Basaria, David Panjaitan, dan Kerri Panjaitan.

Masa Kecil Luhut Binsar Pandjaitan

Sewaktu kecil, Luhut memiliki bentuk tubuh gemuk dengan warna kulit putih. Ia yang super aktif pernah dibawa oleh ibunya untuk menyambut kedatangan Presiden Soekarno yang berkunjung ke Balige tahun 1958.

Presiden Soekarno kemudian mendekati Luhut kecil dan dan mengusap-usap kepalanya seraya berkata "Suatu hari nanti, anak ini akan jadi orang besar".

Selain itu, kisah masa masa kecil Luhut juga pernah diseruduk oleh seekor kerbau sampai Ia terjatuh ke tanah. Beruntung, saat itu, Luhut tidak mengalami cidera serius hanya luka gores di bagian punggung.

Baca Juga: Politikus PSI Ade Armando Sebut Tuduhan Jokowi Ingin Bangun Dinasti Politik Lewat MK Tidak Terbukti

Masa Sekolah

Menginjak usia SD (Sekolah Dasar), Luhur sekolah di SD Yayasan Cendana. Setelah lulus SD, Luhut melanjutkan sekolah di SMP Yayasan Cendana dan SMAN 1 Pekanbaru. Namun, Luhut kemudian pindah ke SMAK 1 PENABUR Bandung.

Lulus SMK, Luhut melanjutkan kuliah di Masters in Public Administration, George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat dan National Defense University, Amerika Serikat.

Tahun 1970, Luhut juga bersekolah di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan meraih penghargaan Adhi Makayasa yang langsung disematkan oleh Presiden Soeharto. Luhut juga menjadi lulusan terbarik.

Mulanya, Ayahnya, Bonar Pandjaitan, menginginkan Luhut untuk melanjutkan kuliah di ITB. Tapi lebih memilih untuk masuk sekolah Akmil di Magelang. Saat lulus akmil dengan predikat terbaik, ayahnya tidak turut hadir bersama ibunya.

Pada tahun 1982, ayahnya meninggal dunia pada saat Luhut berpangkat mayor di militer. Usai Luhut pensiun dari militer, Luhut menjabat sebagai Duta Besar RI di Singapura pada 1999-2000. Lalu, ditunjuk jadi Menteri Presden Perindustrian oleh Presiden Gus Dur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI