SuaraSumedang.id – Penyakit leukimia merupakan kanker darah yang disebabkan tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih secara tidak wajar.
Penyakit ini merupakan satu di antara jenis kanker yang dapat menyerang siapa saja, bahkan anak-anak.
Sistem kekebalan tubuh manusia memiliki sel darah putih yang diproduksi pada sumsum tulang.
Saat kinerja dari sumsum tulang mengalami gangguan, mengakibatkan perubahan pada sel darah putih sehingga tidak menjalani perannya secara efektif.
Gejala penyakit leukimia sulit terdeteksi, karena gejala yang timbul hampir menyerupai penyakit lain.
Jarang ditemui penyakit leukimia yang menyerang anak-anak, tetapi perlu diwaspadai agar siapapun yang mengalaminya bisa melakukan langkah bijak guna menyikapi hal ini.
Seperti dilansir dari suara.com Sabtu (20/08/2022), mari mengenal mulai dari awal apa itu leukimia.
Apa Itu Leukemia
Leukemia merupakan kanker sel darah putih yang bisa muncul pada anak-anak dan remaja. Jenis ini dimulai pada bagian sumsum tulang belakang, dan masuk ke dalam darah.
Baca Juga: Panglima TNI Andika Perkasa Turun Tangan Sikat Bisnis Narkoba Ferdy Sambo? Cek Fakta di Sini!
Pada prosesnya, sel darah putih yang diproduksi dapat mendominasi sel darah merah, dan membuat sel darah merah menurun jumlahnya.
Meski terbilang cukup kronis, namun pada banyak sekali kasus, leukimia pada anak dapat disembuhkan total sehingga anak bisa benar-benar sembuh dari penyakit ini.
Mengenali Gejala Leukimia pada Anak
Mengutip dari Hello Sehat, ketika terjadi pada anak, leukimia bisa dideteksi dari beberapa gejala umum yang muncul.
Gejalanya cukup spesifik, sehingga ketika dideteksi dapat langsung dipastikan dengan mendatangi dokter kepercayaan Anda.
Berikut beberapa gejala yang sering muncul ketika leukimia menyerang anak-anak.
Rasa pusing atau sakit kepala
Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan
Berat badan menurun drastis
Nafsu makan menurun drastis
Terjadi pembengkakan di bagian perut, dan menimbulkan rasa sakit
Mengalami nyeri sendi dan tulang
Terjadi demam
Mengalami infeksi dalam intensitas yang sering
Anak mengalami sesak napas atau masalah pernapasan lainnya
Ketika tergores, mudah berdarah atau mengalami memar
Kulit terlihat pucat
Rasa lelah terus menerus
Ketika gejala-gejala ini muncul, maka bisa jadi anak mengalami leukimia.
Sangat direkomendasikan untuk segera mendatangi dokter, dan memberikan penanganan medis yang diperlukan.
Pengobatan yang Bisa dilakukan
Untuk pengobatannya sendiri, dapat dilakukan dengan beberapa prosedur. Jelas, prosedur ini harus dengan rekomendasi dokter, dan berdasarkan pemeriksaan detail yang telah dilakukan.
Prosedur pertama adalah dengan kemoterapi, menggunakan obat antikanker untuk diminum atau disuntikkan ke bagian vena, otot, atau kanal tulang belakang.
Kemudian kedua menggunakan radioterapi atau terapi radiasi. Ketiga, menggunakan terapi target dengan menggunakan obat yang secara efektif menyerang sel kanker dengan tepat sasaran.
Terakhir, prosedur transplantasi sumsum tulang, dilakukan dengan mengganti sel punca yang rusak dengan sel punca yang sehat.
Anda bisa menanyakan berbagai prosedur penanganan leukimia pada anak pada dokter kepercayaan Anda.
Semoga artikel ini bisa menjadi bacaan yang berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!