SuaraSumedang.id - Desmond J Mahesa selaku Wakil Ketua Komisi III angkat bicara tanggapi DPR yang dianggap diam dengan persoalan hukum yang sedang terjadi di tubuh kepolisian.
Tanggapan ini disampaikan Desmond J Mahesa ketika ditanya oleh Karni Ilyas dalam program Indonesia Lawyers Club.
Menurut Karni Ilyas persoalan geng-geng kemudian satgasus, seolah ada organisasi dalam organisasi dan soal judi online sudah lama terjadi.
"Kenapa DPR dirapat kerja dengan Polri tidak menyinggung soal ini," tanyanya dilansir dari YouTube Indonesia Lawyers Club pada Jumat (26/8/2022).
Menjawab hal tersebut, Desmond J Mahesa mengatakan pernah menyinggung kepolisian bahwa ada tantangan dalam penegakan hukum.
"Saya pernah menyinggung pada saat saya pertanyakan ini ada tantangan kita bangun penegakan hukum," ujarnya.
Dia juga menyebutkan diperiode sebelumnya, dirinya berupaya melakukan penegakan hukum dalam bidang sumber daya alam.
"Periode lalu dirinya yang mengetahui panji penegakan hukum di bidang sumber daya alam, jadi kita tahu di Jambi, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur ujungnya memang ada back up dari kepolisian, kita selalu pertanyakan itu," ucapnya.
Akan tetapi, untuk periode sekarang karena kesibukan Covid dan hal yang lainnya sehingga tidak segarang periode yang lalu.
Baca Juga: Komika Tanah Air Merasa Rugi Ratusan Juta, Akibat Hak Paten Open Mic sebagai Merek Dagang
"Yang lalu menurutnya dalam panji penegakan hukum lumayan garang karena sudah dipetakan dengan sangat baik," sambungnya.
Hanya saja menurut Desmond J Mahesa jika mau jujur, yang menjadi persoalan yaitu tidak ada tindak lanjut dan suara DPR tidak didengar oleh kepolisian.