Ada Dua Versi Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Sebut Bisa Memberatkan Hukum Ferdy Sambo atau Bharada E

Suara Sumedang Suara.Com
Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:51 WIB
Ada Dua Versi Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Sebut Bisa Memberatkan Hukum Ferdy Sambo atau Bharada E
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J ; Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

SuaraSumedang.id - Perjalanan rekontruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, ada dua versi mengenai eksekusi Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dua versi berbeda penembakan Brigadir J, pertama menurut Ferdy Sambo, dan kedua versi Richard Eliezer atau Bharada E.

Ketua Komnas HAM, Taufan Damanik menilai perbedaan versi dalam rekonstruksi tersebut dapat memberatkan hukuman satu di antara tersangka.

"Oh iya (bisa memperberat), misalnya Richard mengatakan bukan dia yang menembak tapi juga Ferdy Sambo. Sementara yang satunya lagi, nggak saya cuma menyuruh dia," kata Taufan, pada Rabu (31/8/2022).

Pasalnya, dikatakan Taufan proses eksekusi Brigadir J punya peran penting dalam pengungkapan kasus tersebut.

Sehingga, kedua versi eksekusi Brigadir J yang berbeda itu akan diuji di pengadilan.

"Itu perbedaan yang cukup subtantif. Nanti di pengadilan mereka punya hak untuk membantah keterangan yang lain, tapi hakim akan memutuskan berdasarkan tuntutan yang dibuat oleh jaksa," kata dia.

Dua versi penembakan Brigadir J

Polri meragakan dua adegan versi berbeda ketika nyawa Brigadir J dihabisi. Adegan itu, diperagakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Sumedang Dapat Penghargaan Terbaik ke-1 se-Jabar Terkait Aksi Penurunan Stunting

Dalam adegan pertama, Brigadir J yang diperagakan pemeran pengganti berlutut, dan memohon kepada Bharada E agar tidak ditembak.

Adegan tersebut diperagakan di ruang tamu dekat tangga menuju lantai dua rumah dinas Ferdy Sambo.

Sayangnya, adegan penembakan tidak ditunjukkan secara detail dalam kanal YoTube Polri TV, pada Selasa (30/8).

Sesaat kemudian, Brigadir J sudah diperlihatkan terkapar di dekat tangga.

Versi kedua, Ferdy Sambo mengarahkan senjata api jenis Glock-17 ke arah Brigadir J. Waktu itu, Brigadir J memohon untuk tidak ditembak.

Lalu Brigadir J tersungkur di dekat anak tangga menuju lantai dua rumah dinas Ferdy Sambo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI