SuaraSumedang.id - Cerita sutradara Hanung Bramantyo yang hampir membuat film tentang Munir Said Thalib.
Sebagai informasi, Munir merupakan aktivis HAM yang meninggal 18 tahun lalu, akan tetapi hingga kini kematiannya menyisakan misteri.
Hanung menerangkan, jika dirinya sempat diminta untuk membuat film tentang Munir, yang dibunuh dengan diracun.
Munir meninggal dunia kabarnya diracuni di dalam pesawat saat hendak terban dari Jakarta ke Amsterdam pada September 2004.
Hanung pun sempat menyatakan bersedia untuk membuat film tentang Munir tersebut.
Namun, suami Zaskia Adya Mecca itu mengaku mendapat telepon dari orang tak dikenal.
Penelepon misterius itu meminta untuk bertemu dengannya. Ia bahkan, mengungkapkan siapa sosok yang meneleponnya.
"Katanya ngefans sama saya, dan pengin kenalan. Setelah saya selidiki, ternyata si penelepon seorang pensiunan tentara. Hati saya langsung mak jleb," tulis Hanung dalam unggahan di Instagram pribadinya.
Setelah itu, Hanung pun memutuskan untuk mengurungkan niatnya membuat film tentang Munir lantaran tak ingin nasibnya serupa dengan sang Brigadir.
Baca Juga: Pekerja dengan Gaji di Bawah Rp3.5 Juta Bisa Dapat BSU 2022, Berikut Syarat dan Ketentuannya
"Mulai saat itu, saya memutuskan untuk mengurungkan niat membuat film tentang Munir daripada nasib saya seperti sang brigadir," kata Hanung.
Dalam foto yang diunggahnya menampilkan sosok Munir, Hanung menyinggung tragedi Duren Tiga.
Itu merupakan TKP pembunuhan Brigadir J, kini sudah ditetapkan lima tersangka yakni Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, Irjen Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi.
Selanjutnya, Hanung menyatakan, dirinya memahami jika menegakkan keadilan itu sulit.
"Melihat tragedi Duren Tiga, saya jadi paham kalau keadilan sulit ditegakkan jika menyentuh aparat," sambung Hanung.
Terakhir, Hanung pun mendoakan Munir agar keadilan bisa segera hadir untuknya dan keluarga yang ditinggalkan bisa tenang.
"Buat Cak Munir, saya titipkan doa. Semoga keadilan segera tiba buat sampean agar keluarga yang ditinggalkan tenang. Alfatehah," ucap Hanung.
Sumber:SuaraJogja.