SuaraSumedang.id - Kondom merupakan alat kontrasepsi keluarga berencana yang terbuat dari karet dan pemakaiannya dilakukan dengan cara disarungkan pada kelamin laki-laki ketika akan bersenggama.
Kini, kondom pun memiliki beragam jenis, baik bahan, bentuk, hingga aroma yang dapat ditemukan.
Meski begitu, tidak sedikit pro kontra yang timbul di masyarakat menyoal penggunaan alat kontrasepsi tersebut.
Sebagai informasi, efektifitas yang dimiliki kondom sebesar 98% untuk mencegah kehamilan.
Oleh sebab itu, tidak sedikit orang yang menggunakan kondom saat hendak bersetubuh.
Tidak hanya itu, kondom juga dapat mencegah penularan penyakit seksual seperti klamidia, gonore, dan HIV.
Sebagai informasi, kondom bocor ataupun rusak saat bersenggama tentu akan membuat panik. Oleh karenanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah kebocoran kondom.
Dilansir dari Suara.com, Rabu (28/9/2022) berikut ulasannya.
Pastikan Masa Kadaluwarsa
Kondom yang kadaluwarsa bisa membuat kualitas bahannya menurun dan elastistitasnya berkurang. Cobalah cek terlebih dahulu keadaan kondom, bila kering, kaku atau lengket, segeralah membuangnya.
Salah Ukuran
Pastikan kondom sesuai dengan ukuran penis. Jangan sampai terlalu ketat, pendek, atau longgar. Hal ini bisa membuat kondom robek dan selip bahkan bisa tertinggal di dalam rahim.
Tidak Hati-hati Saat Membuka
Membuka kondom secara tidak benar dapat membuat robekan pada kondom. Hindari menggunakan gigi atau gunting untuk membukanya. Ikuti petunjuk!
Penyimpanan Tidak Benar