PSSI Gencar Lobi FIFA agar Terhindar dari Sanksi Berat

Suara Sumedang

Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:03 WIB
PSSI Gencar Lobi FIFA agar Terhindar dari Sanksi Berat
Preskon PSSI Terkait Tragedi Kanjuruhan (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraSumedang.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus bekomunikasi dengan federasi sepak bola dunia (FIFA), agar terhindar dari sanksi berat setelah terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan ratusan suporter. 

Setelah laga Arema FC versus Persebaya Surabaya usai, kerusuhan pun terjadi di stadion berkapasitas 38 ribu bangku penonton tersebut. 

Polisi menembakkan gas air mata dengan niat mengusir kerumunan massa di area stadion malah berujung pada kondisi kacau yang semakin tak terkendali. 

Alhasil, ratusan penonton pun harus meregang nyawa akibat insiden tersebut. Persebaya menang 2-3 atas tuan rumah Arema FC, dalam laga lanjutan Liga 1 2022/2023, tersebut. 

Sekjen PSSI Yunus Yusi berharap insiden tersebut tidak lantas membuat FIFA mengambil keputusan-keputusan yang justru semakin merugikan kancah sepak bola Tanah Air. 

"Kami berharap kejadian ini tidak menjadi rujukan atau landasan FIFA untuk mengambil keputusan-keputusan yang tidak baik dan tidak menguntungkan Indonesia dan, khususnya, PSSI," ucap Yunus seperti dikutip dari Antara.

Yunus mengatakan PSSI sudah mengirimkan laporan pertama terkait ricuh yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tersebut kepada FIFA pada Sabtu (1/10/2022), malam.

Menurutnya, komunikasi PSSI dengan FIFA pun terus dilakukan hingga keesokan harinyta. Pasalnya, FIFA meminta keterangan langsung dari PSSI lantaran banyaknya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

"Ini kejadian luar biasa. Kami terus menyampaikan kepada FIFA kabar terbaru soal kejadian tersebut," katanya. 

baca juga

Yunus mengaku belum memiliki gambaran terkait sanksi apa yang bakal dijatuhkan kepada PSSI. Namun, Yunus memprediksi FIFA tidak akan mengambil keputusan secara instan. 

Yunus memastikan insiden yang menelan banyak nyawa di Kanjuruhan tersebut bukan karena perkelahian antarsuporter, melainkan karena terjadinya kerumunan suporter dan terhimpit karena berdesak-desakan. 

"Ada yang jatuh, terinjak, saat mencoba keluar dari pintu stadion. Ada puluhan ribu penonton yang ingin keluar sehingga terjadi tragedi tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenangan Persebaya Jadi Hambar, Bonek: Tak Ada Artinya Dibanding Hilangnya Nyawa!

Kemenangan Persebaya Jadi Hambar, Bonek: Tak Ada Artinya Dibanding Hilangnya Nyawa!

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:01 WIB

Kesaksian Suporter di Kanjuruhan: Tidak Ada Kerusuhan, Saya Tidak Tahu Mengapa Ada Tembakan Gas Air Mata

Kesaksian Suporter di Kanjuruhan: Tidak Ada Kerusuhan, Saya Tidak Tahu Mengapa Ada Tembakan Gas Air Mata

Bandung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan

Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan

Denpasar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:54 WIB

Liga 1 Resmi Dihentikan Presiden Jokowi, Warganet: Marah Banget Beliau

Liga 1 Resmi Dihentikan Presiden Jokowi, Warganet: Marah Banget Beliau

Kaltim | Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:54 WIB

4 Cara Atasi Gas Air Mata yang Dipakai Polisi di Stadion Kanjuruhan

4 Cara Atasi Gas Air Mata yang Dipakai Polisi di Stadion Kanjuruhan

Tekno | Minggu, 02 Oktober 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×