Ternyata Ini Penyebab Terjadi Longsor Cadas Pangeran Sumedang

Suara Sumedang

Selasa, 01 November 2022 | 09:21 WIB
Ternyata Ini Penyebab Terjadi Longsor Cadas Pangeran Sumedang
Titik longsor di Jalur Cadas Pengeran, Kabupaten Sumedang; petugas BPBD setempat memasang terpal upaya mencegah terjadi longsor susulan. (Pemkab Sumedang.)

SuaraSumedang.id - Berdasarkan hasil assessmente Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, dan tim satuan kerja, penyebab longsor di Jalan Cadas Pangeran adanya saluran air yang tersumbat.

Hal tersebut, menyusul pernyataan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang memastikan telah melakukan assessment pada titik-titik rawan longsor, dan pohon tumbang di jalur Cadas Pangeran.

Dony mengatakan, telah berkoordinasi dengan tim satuan kerja PPK 4.2 Kementerian PUPR Jawa Barat, dan Perhutani untuk penanganan titik rawan bencana di jalur Cadas Pangeran.

"Kami assessment secara keseluruhan, Cadas Pangeran sepanjang 1,7 kilometer, dicek mana saja titik-titik (rawan) longsor," kata Dony.

"Sudah ketemu penyebabnya, ada beberapa saluran air yang tersumbat," katanya.

Saluran air yang tersumbat itu, kata Dony, sudah langsung diperbaiki. Sembari menunggu pengerjaan jalan Cadas Pangeran oleh tim satuan kerja.

"Jalan yang bawah akan diperkuat, jalan yang atas akan diperlebar bahunya, dipakai saluran air pakai U Ditch. Sebetulnya sudah ada perbaikan sekarang dipercepat," kata dia.

Lebih lanjut, Dony mengatakan, sudah berkoordinasi dan meminta Perhutani untuk menangani pohon-pohon yang berpotensi tumbang, dan bisa membahayakan pengguna jalan.

Selain Cadas Pangeran, Dony mengatakan, mengecek kondisi longsor di kawasan Cigendel, serta Cimareme, Kelurahan Pasanggrahan Baru.

baca juga

"Betul-betul kami berupaya keras untuk melindungi masyarakat, dan pengguna jalan dengan langkah-langkah antisipatif," kata dia.

Sebelumnya, peristiwa longsor Cadas Pangeran terjadi sekitar pukul 15.30 WIB yang mengakibatkan jalur lalu lintas Bandung-Cirebon tersendat.

Pasalnya, material longsor yang turun dari tebing Cadas Pangeran tidak hanya berupa tanah, melainkan sejumlah bongkahan batu yang cukup besar.

Imbasnya, dua kendaraan roda empat dihantam bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing setinggi 3,5 meter.

Dampaknya, 8 orang menjadi korban dan mengalami luka yang langsung ditangani medis di RSUD Sumedang.(*)

Sumber: Pemkab Sumedang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalur Jogja-Wonosari Alami Longsor, Dishub Bantul Kirim Surat ke Kementerian PUPR dan Satker PJN

Jalur Jogja-Wonosari Alami Longsor, Dishub Bantul Kirim Surat ke Kementerian PUPR dan Satker PJN

Jogja | Senin, 31 Oktober 2022 | 17:16 WIB

Pemda Kabupaten Sumedang Hapus Denda Pajak PBB P2, Catat Tanggalnya

Pemda Kabupaten Sumedang Hapus Denda Pajak PBB P2, Catat Tanggalnya

Sumedang | Senin, 31 Oktober 2022 | 15:38 WIB

BNPB: Majene Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor

BNPB: Majene Siaga Darurat Banjir dan Tanah Longsor

Sulsel | Senin, 31 Oktober 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×