SuaraSumedang.id - Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta dua periode, menyampaikan pesan haru untuk putra sulungnya, Maulana Akbar Ahmad Habibie.
Kang Dedi--sapaan akrab Dedi Mulyadi, kini tinggal menghitung hari menyandah status duda setelah ia digugat cerai oleh istrinya sendiri, Anne Ratna Mustika, ke Pengadilan Agama Purwakarta, belum lama ini.
Sidang keempat pun bakal digelar pada 8 November 2022 beragendakan mediasi kedua belah pihak di Pengadilan Agama Purwakarta.
Pesan anggota DPR Ri Fraksi Golkar tersebut meminta agar putra sulungnya selalu menyayangi ibunya, dan kedua adik-adiknya.
"Maafkan ayah a. Selama 23 tahun, kisah hidup a ula, ayah pendam. Tetaplah sederhana, sayangi embu, de tira dan nyi hyang sukma ayu sepenuh hati," tulis Kang Dedi di kolom keterangan unggahan Instagram pribadinya, Jumat (4/11/2022).
Dalam unggahan Instagramnya tersebut, Kang Dedi tampak memeluk erat Maulana. Angle foto unggahan Kang Dedi tampak membelakangi foto, sementara putra sulungnya menghadap ke mata kamera.
Maulana pun diminta agar tetap membumi dan berbagi terhadap sesama manusia. Pasalnya, kata dia, dengan begitu, hidup Maulana akan lebih berarti.
"Berbagilah pada sesama agar hidup lebih bermakna," pesan Kang Dedi.
Semula, ayah tiga anak tersebut seolah kebingungan dengan gugatan cerai yang dilayangkan oleh istrinya.
Baca Juga: Denise Chariesta Bongkar Momen di Hotel Bareng RD, Tiba-Tiba di Video Call Istrinya
Kang Dedi seolah menyayangkan tindakan Ambu Anne--panggilan akrab istrinya, karena mereka sudah dikaruniai tiga orang anak yang sehat-sehan dan secara ekonomi berkecukupan.
Diberitakan sebelumnya, Ambu Anne mengungkapkan alasan kenapa ia sampai tega menggugat cerai Kang Dedi. Alasannya karena Ambu Anne selama ini tak dinafkahi baik lahir ataupun batin.
"Kebutuhan batin itu tidak melulu urusan ranjang, namun perlu seorang istri itu diberikan kenyamanan dan ketenangan hati agar seorang istri merasa dihargai oleh suaminya," kata Ambu Anne dikutip dari Suara Purwasuka - Jaringan Suara.com, Jumat (4/11/2022).
Ia mengaku tak ingin dicap sebagai perempuan tak tahu diri bak kacang lupa kulitnya karena sudah berani menggugat cerai Kang Dedi.
Alhasil, Anne meminta Kang Dedi jujur sudah berapa lama ia tak memberikan nafkah lahir dan batik kepada istrinya itu.
"Saya ingin Kang Dedi Mulyadi jujur sudah berapa tahun tidak memberikan nafkah lahir dan batin," bebernya.