SuaraSumedang.id - Mesin raksasa pencari pada hari ini, Rabu (16/11/2022) menampilkan Google Doodle dengan ilustrasi bergerak untuk merayakan angklung, alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu.
Berdasarkan keterangan resmi Google Doodle hari ini, di tahun 2010 Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) secara resmi menyatakan angklung sebagai barang Warisan Dunia.
Angklung biasanya terdiri dari dua tabung dan alas. Perajin ahli memotong bambung menjadi tabung dengan ukuran berbeda, yang akan menentukan nada angklung.
Saat seorang pemain menggoyangkan atau mengetuk pangkal bambu dengan lembut, instrument itu akan menghasilkan satu nada.
Karena angklung hanya memainkan satu nada, pemain harus bekerja sama untuk menciptakan melodi dengan menggoyangkan angklung mereka pada nada yang berbeda.
![Tim angklung Muhibah asal Bandung sepanjang Juli 2022 melakukan rangkaian pertunjukan angklung di berbagai wilayah di AS, mulai dari New York, Washington DC, Chicago, Boise hingga Burley dan Utah. [(ANTARA/HO-KJRI San Francisco)]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2022/11/16/1-tim-angklung-muhibah-asal-bandung-sepanjang-juli-2022-melakukan-rangkaian-pertunjukan-angklung-di-berbagai-wilayah-di-as-mulai-dari-new-york-washington-dc-chicago-boise-hingga-burley-dan-utah-antaraho-kjri-san-francisco.jpg)
Bahkan, angklung disebut berasal dari 400 tahun yang lalu dari Jawa Barat, Indonesia. Penduduk desa percaya bahwa suara bambu dapat menarik perhatian Dewi Sri, yang merupakan dewi padi dan kemakmuran.
Setiap tahun, perajin terbaik desa menggunakan bambu hitam khusus untuk membuat angklung.
Pada musim panen, mereka mengadakan upacara dan memainkan angklung dengan harapan dewa akan memberkati mereka dengan hasil panen yang subur.
Alat musik ini masih menjadi pokok budaya Indonesia, dan kerap kali pemerintah menyelenggarakan pertunjukkan angklung untuk menyambut tamu terhormat di Istana Presiden.
Baca Juga: Cerita Sosok Penemu Sandal Berlumur Darah, Bukti Penting Sidang Pembunuhan Brigadir J
Suara angklung yang menggembirakan dapat didengar di ruang kelas di seluruh dunia, karena ini adalah cara yang bagus bagi guru untuk memperkenalkan musik dan budaya Indonesia kepada siswa.(*)
Sumber:ANTARA