Anne Ratna Geram pada Suami yang Tidak Berkomitmen, Rupanya Dedi Mulyadi Fokus Urus "Istri Pertama"

Suara Sumedang Suara.Com
Kamis, 24 November 2022 | 10:03 WIB
Anne Ratna Geram pada Suami yang Tidak Berkomitmen, Rupanya Dedi Mulyadi Fokus Urus "Istri Pertama"
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat melantik pejabat kepala desa di Pendopo Kabupaten Purwakarta. (Instagram @anneratna82)

SuaraSumedang.id - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika merasa geram dengan sikap suaminya, yakni Dedi Mulyadi yang kembali mangkir dari agenda sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta pada, Rabu (23/11/2022).

Sementara itu, Anne Ratna Mustika menyempatkan hadir di Kantor Pengadilan Agama untuk mengikuti proses sidang gugatan cerai, meski dirinya memiliki kesibukan sebagai Bupati Purwakarta.

Dengan absennya Dedi Mulyadi dalam sidang lanjutan itu membuat suasana kehidupan rumah tangga dengan Anne Ratna Mustika semakin tidak karuan.

Pasalnya, Anne Ratna Mustika menyayangkan agenda sidang lanjutan yang keenam dalam gugatan cerai terhadap suaminya harus ditunda oleh majelis hakim.

Hal itu, dikarenakan Dedi Mulyadi tidak dapat menghadiri sidang tersebut. Bahkan, Anne Ratna Mustika menyebutkan dua pengacara pihak tergugat tidak hadir.

Dengan alasan kedua kuasa hukum Dedi Mulyadi, dikatakan Anne Ratna Mustika karena memiliki tugas sidang di tempat yang lain.

"Akhirnya majelis hakim menunda sampai Minggu depan. Tetapi tadi, saya minta harus ada ketegasan karena ini kaitannya dengan komitmen," kata Anne Ratna Mustika, pada Rabu (23/11/2022) sesuai menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.

Kemudian Anne Ratna Mustika pun mempertanyakan konsekuensi kepada pihak yang tidak menghadiri agenda persidangan tersebut.

Lalu apakah kemudian kalau tidak datang melewatkan kesempatan yang sudah diagendakan dibiarkan saja.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Samarinda Melek RUU KUHP Melalui Pertunjukan Rakyat

"Kemarin majelis hakim tidak tegaskan dalam sidang sebelumnya, jadi hari ini tidak ada putusan apapun," tambah Anne.

Kemudian, sidang perceraian antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi akan dilanjutkan pada Minggu depan.

"Tapi tadi, bilamana Minggu depan pihak tergugat (Dedi Mulyadi) dan kuasa hukumnya tidak hadir. Kami meminta majelis hakim melanjutkan, artinya jawaban bantahan materi gugatan oleh tergugat bisa dilewatkan," katanya.

Di samping itu, Dedi Mulyadi mempunyai alasan tersendiri mengapa dirinya tidak menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta.

Dedi Mulyadi menegaskan, saat ini dirinya tengah ada urusan yang bersifat mendesak. Yakni membantu korban musibah bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hal tersebut diutarakan oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, dan memohon maaf kepada Anne Ratna Mustika.

"Mohon maaf, saya tidak bisa hadir di Pengadilan Agama. Fokus bantu saudara kita yang dilanda gempa," kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71.

Jauh sebelum itu, Dedi Mulyadi memang sempat menyatakan, bahwa mementingkan rakyat sudah seperti istri pertama baginya.

"Istri pertama saya itu rakyat, istri kedua di rumah (Anne Ratna Mustika)," kata Dedi Mulyadi dalam akun Instagramnya.

Terlebih, Dedi Mulyadi lebih sering berkeliling ke desa-desa untuk melihat kondisi masyarakat sambil menyerap aspirasi dan harapan mereka.

Apalagi, saat ini Dedi Mulyadi menjabat sebagai anggota DPR RI, tentu saja ketika ada warga yang tertimpa bencana alam, dirinya pun sigap untuk mendatangi mereka ke Cianjur.

Dalam kesempatannya, Dedi Mulyadi menyatakan, terjadi bencana alam gempa bumi yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Kabupaten Cianjur, harus menjadi bahan renungan, dan menjadi dasar untuk melakukan evaluasi tata ruang.

"Peristiwa itu (gempa) harus menjadi bahan renungan kita untuk tidak ragu lagi kalau wilayah Cianjur dan sekitarnya harus melakukan evaluasi tata ruang," katanya.

Ia mengatakan, saat berada di daerah terparah yakni Cugenang, dirinya merasakan atmosfer kengerian saat gempa terjadi, dan berimbas pada ambruknya sejumlah bangunan.

Terlebih lagi, kata dia, kontur wilayah tersebut perbukitan yang berbatasan dengan daerah puncak Bogor.

Maka selanjutnya, pada Selasa (21/11/2022), Dedi Mulyadi pun langsung menuju daerah Kecamatan Cugenang yang merupakan titik terparah akibat gempa bumi.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI